Geger Boyolali! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Dapur
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Ilustrasi pernikahan dini./JIBI
Harianjogja.com, MAKASSAR- Warga Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan fenomena pernikahan dini yang dilakukan anak SMP.
Humas Kantor Kementerian Agama Bantaeng Mahdi Bakri membenarkan adanya pernikahan pasangan remaja yang masih mengenyam bangku SMP tepatnya kelas VIII di salah satu sekolah di Kabupaten Bantaeng.
"Iya memang benar adanya pernikahan tersebut. Akan tetapi diadakan bimbingan pernikahan oleh Kemenag Bantaeng," jelas Mahdi saat dikonfirmas, Senin (16/4/2018).
Bimbingan pernikahan atau perkawinan tersebut dilaksanakan selama satu hari. Pernikahan tersebut dimulai sejak pagi hingga siang hari.
Pesta tersebut kemudian dipandu lansung oleh empat materi secara berturut-turut. Keempatnya yakni Ustaz Hamring Nawawi, Ustaz Aziz Lallo, Ustaz Aziz dan H. Syarif Hidayat.
Para peserta kemudian berasal dari beberapa desa/kelurahan se Kabupaten Bantaeng dan sudah dinyatakan berkasnya memenuhi syarat untuk dilakukan pencatatan dan menerbitkan buku nikahnya setelah dilangsungkan akad nikah.
Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng melalui Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng menerangkan sudah melaksanakan bimbingan perkawinan perorangan kepada 11 pasang dengan catatan pasangan 23 orang yang dilaksanakan pada Kamis, 12 April 2018.
Beredar informasi, pasangan remaja yang belakangan diketahui berusia 15 tahun dan 14 tahun ingin melangsungkan pernikahan. Pihak Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng sempat menolak pengajukan permohonan pernikahan keduanya karena alasan usia.
Tak menyerah, pasangan yang ingin segera menikah tersebut terus berusaha hingga membuat pihak keluarga kedua calon mempelai itu mengajukan permohonan dispensasi kepada pihak Pengadilan Agama Kecamatan Bantaeng dan kemudian dikabulkan.
Kedua remaja yang masih duduk di bangku SMP itu akhirnya mendapat bimbingan perkawinan yang digelar oleh KUA Kecamatan Bantaeng pada Kamis 12 April 2018. Usai mendapat bimbingan perkawinan, keduanya pun menikah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.