Soal Dosen Asing, Rektor UGM: Jangan Lupa, Indonesia Kaya Raya Orang-Orang Cerdas

Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga Kamis, 12 April 2018 14:17 WIB
Soal Dosen Asing, Rektor UGM: Jangan Lupa, Indonesia Kaya Raya Orang-Orang Cerdas

Situs Universitas Gadjah Mada (UGM)/ugm.ac.id

Harianjogja.com, JAKARTA — Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Panut Mulyono angkat bicara soal wacana dosen asing yang akan mengajar di Indonesia.

Ini sebagai dampak ditekennya Peraturan Presiden No. 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing akhir Maret lalu yang disinyalir akan mempermudah dosen asing mengajar di Indonesia.

Dia berpendapat ketika sebuah peraturan dibuat secara selektif hal itu menjadi tak masalah. Namun, di sisi lain menurutnya pemerintah harus melakukan perencanaan matang tentang ketenagakerjaan tersebut

Sehingga, ketika ada tenaga kerja asing masuk termasuk dosen, potensi-potensi sumber daya manusia asli dalam negeri tetap berdaya dengan maksimal.

“Perencanaannya yang baik dan jangan lupa Indonesia itu kaya raya tentang orang-orang cerdas. Jadi ketika kita diberi kesempatan itu tidak akan kalah dengan tenaga ahli dari manapun. Saya tidak pernah pesimistis dengan kemampuan bangsa ini di dalam meraih kemajuan,” katanya seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Kamis (12/4/2018).

Dia menambahkan, di UGM pihaknya selama ini menerima keberadaan dosen asing namun dalam masa kerja jangka pendek sekitar 3-6 bulan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : b

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online