Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Petugas berusaha mengevakuasi masinis yang tewas terjepit./JIBI-Abdul Jalil
Harianjogja.com, NGAWI - Polisi mulai menemukan penyebab kecelakaan maut Kereta Api (KA) Sancaka di Ngawi, Jumat (6/4/2018) petang. Temuan itu didapat setelah melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk trailer yang ditabrak KA Sancaka.
Polisi tengah memeriksa sopir truk trailer penyebab kecelakaan KA Sancaka di KM 215+8, antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun, Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupatèn Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan dari hasil pemeriksaan, penyebab kecelakaan karena truk trailer yang melintasi rel tiba-tiba mengalami mati mesin.
"Sebelumnya truk tersebut baru saja bongkar muatan material berupa bantalan kereta api lalu melintas tepat di atas rel dalam keadaan kosong. Tiba-tiba mesin truk mati tanpa sebab tepat di tengah pelintasan kereta api," ujar Kapolres Ngawi seperti dikutp dari Okezone, Sabtu (7/4/2018).
Saat mesin truk mati, bersamaan melintas KA Sancaka jurusan Jogja-Surabaya dan langsung menghantam truk trailer.
Sopir truk dengan nomor polisi B 9013 TEA, Aji Aman,41, warga Desa Samben, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum KA Sancaka menghantam truk yang ia bawa.
Selain truk trailer, kereta api juga turut menyeret mobil minibus Toyota Avanza yang dikemudikan Dimas,26, warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang yang tengah terparkir tak jauh dari rel kereta api.
Hingga Pukul 12.10 WIB, perbaikan rel kereta api masih terus dilakukan. Sementara itu bangkai lokomotif juga dalam proses evakuasi.
"Siang ini kami terus memantau proses evakuasi lokomotif KA Sancaka dari lokasi kejadian,” pungkasnya.
Akibat peristiwa itu, satu orang masinis dan satu orang pekerja double-track rel kereta api tewas di lokasi. Sementara satu orang asisten masinis mengalami luka parah, dan beberapa penumpang juga mengalami luka ringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.