UNBK 2018, Daerah Lain Silakan Contoh Surabaya

Peni Widarti
Peni Widarti Jum'at, 06 April 2018 16:00 WIB
UNBK 2018, Daerah Lain Silakan Contoh Surabaya

Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)/Antara

Harianjogja.com, SURABAYA—Komisi X DPR RI menggelar kunjungan kerja ke Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/4/2018), salah satunya untuk memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hasilnya, Komisi X menganggap apa yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya layak jadi contoh daerah-daerah lain di Indonesia, dalam cara pengelolaan pendidikan dan persiapan UNBK.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra mengatakan pengelolaan pendidikan dan persiapan UNBK sudah dilakukan Surabaya sejak lama sebelum mendekati ujian. Bahkan, Pemkot Surabaya mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 33%, lebih besar dari yang dilakukan DKI Jakarta yakni 20%.

“Alokasi anggaran ini sesuatu yang menggembirakan. Pelaksanaan UNBK Surabaya sudah 100% siap dengan berbagai infratsruktur pendidikannya,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resmi, Kamis.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan Surabaya sudah melakukan persiapan UNBK jauh-jauh hari, bahkan sebelum ada kebijakan nasional. Selama ini, ungkapnya, berbagai ulangan yang ada di sekolah di Surabaya sudah menggunakan teknologi informasi.

“Memang ternyata anak-anak lebih senang memakai IT dari pada ujian manual harus gosok-gosok jawaban. Sekarang tinggal klik dan lebih cepat,” tutur Risma.

UNBK Surabaya yang berlangsung pada 23-26 April 2018 akan diikuti oleh 374 SMP dan MTs dengan total peserta 42.426 siswa. Jumlah pengawas ruangan dalam UNBK sebanyak 2.611 orang dengan server yang disediakan sebanyak 1.924 unit.

Adapun total clien sebanyak 19.947 komputer, proktor 638 orang, teknisi 527 orang, dan ruang ujian 655 ruangan. Sekolah yang melaksanakan UNBK secara mandiri tercatat sebanyak 366 sekolah dan yang bergabung dengan sekolah SMPN lain ada 8 sekolah.

“Persiapan UNBK sudah dilakukan dengan melakukan pengadaan komputer sebanyak 5.255 unit yang didampingi langsung oleh pihak kepolisian dan kejaksaan untuk disebarkan ke sekolah-sekolah,” imbuhnya.

Pemkot Surabaya juga membangun 1.900 titik WiFi gratis yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak untuk belajar, membangun 44 lokasi broadband learning center, dan 1.430 perpustakaan serta taman baca yang tersebar di berbagai titik kota.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online