3 Buku Karya Dirut Peruri Dibedah di UGM

Anton Wahyu Prihartono
Anton Wahyu Prihartono Selasa, 11 April 2017 11:28 WIB
3 Buku Karya Dirut Peruri Dibedah di UGM

Dirut Peruri Prasetio saat berbicara di mimbar dalam acara Peruri Goes to Campus di University Club, Selasa (11/4/2017). (Anton Wahyu Prihartono/JIBI/Harian Jogja)

3 buku karya Dirut Peruri dibedah di UGM

 

Harianjogja.com, JOGJA-Perum Peruri mengadakan acara bertajuk "Peruri Goes To Campus" di Universitas Gadjah Mada, Selasa (11/4/2017). Acara dibarengkan dengan talk show dan bedah buku yang ditulis oleh Dirut Peruri, Prasetio.

Tiga buku yang dibedah berjudul Dilema BUMN, It Goes Without Saying dan Out Of Comfort Zone. Dalam kesempatan tersebut Prasetio menyampaikan kiat-kiat untuk memajukan BUMN.

Prasetio juga menyampaikan dalam mengelola BUMN harus dilandasi prinsip profesionalisme dan disiplin agar usaha bisa berkembang dengan baik. Menurut dia, BUMN merupakan saka guru untuk membangun perekonomian bangsa.

Peruri sebagai salah satu BUMN bertekad untuk mewujudkan kemajuan bangsa. Dalam dua buku yang ditulis Prasetio, Dilema BUMN dan It Goes Without Saying, menjelaskan tentang dua hal.

Pertama, dalam menjalankan usaha perlu memperhatikan rambu-rambu aturan yang tidak menjadikan BUMN melanggar aturan hukum. Kedua, BUMN harus tetap membumi dalam "tancap gas" untuk mencapai misinya sebagai saka guru perekonomian bangsa. Dua buku itu diterbitkan oleh Rayyana Komunikasindo.

"Saya mengajak mahasiswa untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan BUMN," ujar Prasetio.

Dalam acara yang digelar di University Club tersebut juga dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Widyo Pramono, Dekan Fakultas Hukum UGM, Prof. Sigit Riyanto, Kajati DIY dan pejabat penting lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online