KISAH TRAGIS : Tak Obati Luka dengan Tepat, Pria Ini Alami Kanker Getah Bening Stadium Akhir

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Rabu, 25 Januari 2017 00:20 WIB
KISAH TRAGIS : Tak Obati Luka dengan Tepat, Pria Ini Alami Kanker Getah Bening Stadium Akhir

Seorang biksu membantu warga yang mengalami kanker getah bening (Exclusivepix Media)

Kisah tragis mengenai seorang pengemudi yang tak mendapati perawatan kesehatan dengan tepat dan benar.

Harianjogja.com, THAILAND -- Jangan remehkan infeksi. Sekecil apapun yang Anda alami, tanpa perawatan yang benar, semua dapat menjadi kisah tragis.

Adalah Manakate Khew, 65. Mirror, pada Sabtu (21/1/2017) menulis, kepala pengemudi traktor ini semula terbentur kendaraan derek dan berakhir bengkak. Dia berusaha mengobati benjolan ini pada 2013 dengan mengoleskan balsem tiger, sebuah obat tradisional untuk bengkak dan keseleo ada Thailand.

Belum lama ini, bengkak itu membesar. Dia juga baru menyadari jika kepalanya telah terinfeksi.

Dokter berusaha menghilangkan lapisan yang terinfeksi. Namun saat pemeriksaan, baru diketahui Manakate menderita ka nker getah bening.

Saat ini kondisi pria ini sangat lemah. Asupan sehari-hari hanya dapat dipenuhi dengan pipa. Satu-satunya anggota keluarga yang juga putrinya, mengatakan Manakate kesulitan bernafas tetapi harus menghadapi berbagai tahapan kemoterapi dan radioterapi.

Seorang biksu yang terkenal dengan kedermawanannya, Bhin, mendorong biksu di Chahaengsao, Thailand untuk mengumpulkan dana dan membeli oksigen bagi pasien tersebut.

Dia juga menyumbang sekitar Rp8,3 juta untuk membantu pengeluaran keluarga ini. Adapun dana pensiun di negara ini sekitar Rp232.000 per bulan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online