IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ibunda saat menunjukkan foto korban saat masih SMA. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Mahasiswa UII meninggal terus diusut tuntas
Harianjogja.com, SLEMAN - Investigasi terhadap dua mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) meninggal saat mengikuti agenda Pendidikan Dasar (Diksar) The Great Camping XXXVII akan dilakukan secara tuntas dan transparan.
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=787164">MAHASISWA UII MENINGGAL : Surat Kesehatan Peserta Diksar Tidak Ditentukan
Terkait pentingnya surat keterangan dokter keterangan dokter Wakil Rektor III Abdul Jamil menegaskan, hal itu mutlak wajib dilampirkan.
"Ini yang kami evaluasi, untuk kegiatan-kegiatan ke depan mungkin kami perlu merekomendasikan cek kesehatan khusus sehingga semua risiko peserta bisa diminimalisasi," papar Abdul, Senin (23/1/2017)
Pihaknya saat ini juga langsung memeriksan kondisi fisik seluruh peserta yang ikut dalam Diksar itu. Ada 35 peserta yang harus menjalani pemeriksaan medis. 33 peserta mendapatkan perawatan di RS JIH. Sementara dua peserta menjalani pemeriksaan di Klaten karena berdomisili di wilayah itu.
"Satu peserta harus opname karena memiliki riwayat bronkitis," papar Abdul.
Fokus yang juga masih menjadi bahan pendalaman saat ini adalah keputusan panitia membawa Syaits Asyam ke Jogja hingga akhirnya meninggal dunia di RS Bethesda, Sabtu (21/1/2017). Dia meninggal sehari setelah Muhammad Fadli menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari basecamp Diksar menuju Puskesmas Tawangmangu, Jumat (20/1/2017),
Dari laporan awal, Abdul menuturkan,panitia tetap membawa Syaits ke Jogja karena permintaan korban.
"Katanya si korban ini menyatakan masih kuat melanjutkan perjalanan ke Jogja. Hingga akhirnya sampai sini langsung dilarikan ke Bethesda, tapi setelah Subuh kondisinya memburuk,tambah diare dan lemas," jelasnya.
Syaits ini pun, sebagaimana keterangan panitia, sejak awal sudah tidak direkomendasikan ikut. Tapi karena korban bersikukuh, panitia memperbolehkan.
"Kami juga akan meminta keterangan dari peserta untuk kebenaran kasus ini. Sementara dari panitia dulu, tadi kami mintai keterangan 20 orang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur