BATIK AIR TERGELINCIR : Penyebab Kecelakaan Baru akan Diketahui 4 Bulan ke Depan

Sunartono
Sunartono Minggu, 08 November 2015 12:20 WIB
BATIK AIR TERGELINCIR : Penyebab Kecelakaan Baru akan Diketahui 4 Bulan ke Depan

Evakuasi penumpang Batik Air (JIBI/Harian Jogja/Ist)

Batik Air tergelincir di Bandara Adisutjipto, namun penyebabnya baru akan diketahui empat bulan ke depan

Harianjogja.com, JOGJA- Untuk mengetahui penyebab kecelakaan Batik Air di Bandara Adisutjipto Jogja, KNKT menerjunkan tiga investigator ke Bandara tersebut sejak, Jumat (6/11/2015) malam.

Pada Sabtu (7/11/2015) siang dari kejauhan tampak tim ini mulai memeriksa kondisi runway 27 serta titik tertancapnya roda pendaratan.

Selanjutnya tim memeriksa moncong pesawat yang sudah terevakuasi di remote parking stand berdekatan dengan bangkai pesawat Batavia Air.

"Kita melihat lokasi kecelakaan, kondisi pesawat, akan kumpulkan data cuaca dan kondisi landasan," ungkap Nurcahyo Utomo, Investigator KNKT sebelum menuju lokasi kecelakaan.

KNKT baru bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan setelah tiga hingga empat bulan mendatang. Kotak hitam pesawat telah diamankan dan akan dibawa ke Jakarta pada Minggu (8/11/2015) untuk diteliti. Setelah melihat tipe dan jenis kotak hitam itu, ia memastikan alat yang dimiliki KNKT dapat dengan mudah membaca isinya.

"Memang penyebab kecelakaan harus diketahui tapi butuh proses dan apabila perlu ada tindakan perbaikan [baik maskapai dan bandara] harus segera diperbaiki supaya tidak terulang lagi kejadian ini," ujarnya.

Pemeriksaan pilot juga akan segera dilakukan KNKT. Menurut Daniel, Captain Pilot Oscar Mirza langsung diisolasi pasca kecelakaan. Selama dua pekan ke depan tidak diijinkan menerbangkan pesawat agar konsentrasi pada pemeriksaan KNKT dan Kemenhub. Oscar menjadi pilot di Batik Air selama tiga tahun terakhir dan dinilai telah profesional.

Sementara itu General Manager PT AP I Bandara Adisutjipto Kolonel Pnb Agus Pandu Purnama menyatakan butuh waktu lima jam untuk mengevakuasi pesawat Batik Air.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online