ANGIN KENCANG SLEMAN : Tempel Luluh Lantak, 3 Tewas

Sunartono
Sunartono Kamis, 26 Maret 2015 08:20 WIB
ANGIN KENCANG SLEMAN : Tempel Luluh Lantak, 3 Tewas

Petugas Unit Identifikasi Polres Sleman melakukan olah TKP di titik reruntuhan bangunan yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, Dusun Temanggung RT 04 RW 21 Tambakrejo, Tempel, Rabu (25/3/2015) sore. (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)

Angin kencang Sleman melanda tiga kecamatan. Setidaknya tiga orang tewas dan dua orang luka-luka.

Harianjogja.com, SLEMAN - Angin puting beliung meluluhlantakkan tiga kecamatan di Sleman, Rabu (25/3/2015) sore. Tiga orang tewas, dua lainnya luka serta belasan rumah rusak akibat diterjang angin.

Sejumlah kecamatan yang dilanda angin kencang yaitu Tempel, Turi dan Seyegan. Di Turi dan Seyegan ada puluhan pohon tumbang serta beberapa rumah rusak. Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Tempel. Selain menumbangkan puluhan pohon berukuran besar serta tiga tiang listrik dampak angin kencang juga menewaskan tiga warga. Pepohonan yang tumbang melintang di jalanan arah Tempel - Seyegan. Serta sebuah kabel listrik bertegangan tinggi juga melintang menutup jalur di Banyurejo.

Peristiwa paling memilukan terjadi di sebuah tempat usaha katering milik Sukadi, 55, tepatnya di Dusun Temanggung RT 04 RW 21 Tambakrejo, Tempel. Ada tiga korban meninggal dalam satu rumah. Mereka adalah istri dari Sukadi bernama Yuliana Sri Sutanti, 54, kemudian Teresia Widyastuti, 53, yang juga adik dari korban Yuliana.
Korban Teresia yang merupakan warga Cebongan, Mlati, turut membantu di tempat usaha katering tersebut. Keduanya meninggal di tempat, karena tertimpa reruntuhan bangunan. Korban meninggal di rumah sakit yaitu Maria Magdalena Sukilah, 30, yang juga anak menantu pemilik rumah.

Masih di lokasi yang sama, dua korban luka, Nyonya Ashari Budiati, 38, dan Bintang Amelia, 9, yang dirawat di RSUD Sleman. Jenazah dua korban yang meninggal di TKP disemayamkan di rumah duka, sedangkan satu korban lainnya hingga semalam masih di RSUD Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online