Presiden Joko Widodo bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memperlihatkan kembali gitar bas pemberian bassist Grup Band Metallica Roberto Trujilo yang diserahkan Jokowi ke KPK dalam acara Festival Antikorupsi di Gedung Graha Sabha Pramana, Kampus Universitas Gadjah mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (9/12/2014). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN- Gitar bass grup rock Metallica yang diberikan kepada Joko Widodo (Jokowi) kini mejeng di stand pameran barang gratifikasi di UGM. Namun gitar bass berwarna hitam itu tak jadi dilelang.
Giri menjelaskan gitar bass itu tidak dilelang karena harganya yang terlalu murah namun nilainya sangat tinggi. “Harganya ini kan hanya Rp8 jutaan sedangkan nilainya tinggi,” jelas Direktur Gratifikasi Kedeputian Pencegahan Giri Suprapdiono, Rabu (10/12/2014).
Di bawah gitar tersebut memang terpajang harga gitar tersebut yang sebesar Rp 8,5 juta. Gitar bass itu diberikan oleh bassist Metalicca, Robert Trujilo, kepada Jokowi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI.
KPK telah meminta kepada Kementerian Keuangan RI agar gitar bass ini bisa dipajang di gedung baru KPK nantinya. Dengan dipajangnya gitar bass ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat soal gratifikasi dan penyikapannya.
Gitar bass Metallica yang diberikan kepada Jokwi menjadi yang paling menarik perhatian pengunjung di antara puluhan barang gratifikasi lainnya. Ada ratusan orang yang datang silih berganti untuk menyaksikan acara yang diberi tajuk Festival Antikorupsi ini.
Gitar bass berwarna hitam itu dipajang di dalam lemari kaca. Di sebelah kanan atasnya terdapat foto Robert Trujillo yang menenteng gitar tersebut.
Beberapa pengunjung tampak berfoto dengan latar gitar tersebut, atau sekedar mengabadikannya dengan kamera ponselnya.
Seorang pengunjung, Desiana Rizka Fimmastuti, mengaku senang dengan adanya pameran barang gratifikasi ini. Dipajangnya gitar bass yang diserahkan ke KPK oleh Jokowi, jadi pembelajaran dan contoh yang baik bagi para pengunjung.
“Memberi contoh baik, juga kepada pemerintah dan pejabatnya biar sadar diri untuk berlaku bersih. Apapun yang mereka dapatkan agar dilaporkan ke KPK,” ujar mahasiswa Jurusan Politik dan Pemerintahan UGM ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: