Gus Muwafiq Ungkap Kondisi Bangsa, Ajak Warga Jaga Kerukunan
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
Harianjogja.com, SLEMAN - Aksi pembunuhan terjadi di perumahan di Blok H-11 Taman Cemoro, Klodran, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Jumat (14/11/2014) sore.
Seorang ibu rumah tangga Sriyani Puji Rahayu, 51, http://www.harianjogja.com/baca/2014/11/14/pembunuhan-di-sleman-seorang-ibu-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-rumahnya-552205" target="_blank">ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka di bagian kepala. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
Korban ditemukan tewas bersimbah darah di lantai depan pintu salahsatu ruangan yang berdekatan dengan ruang makan keluarga.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Maya, 22, yang juga putri kedua korban seusai pulang kuliah sekitar pukul 15.45 WIB.
Adanya luka parah di bagian kepala diduga menjadi penyebab kematian korban. Penyebab luka tersebut dugaannya dari benda tumpul dengan detail luka di bagian muka dan telinga. Tidak ada kerusakan di pintu masuk rumah korban. Selain itu belum diketahui korban motif pembunuhan tersebut.
Menurut Sukidi, salahsatu warga yang tinggal di perumahan tersebut, sebelum kejadian korban tinggal di rumah sendirian. Suami korban yang juga pengusaha bernama Ari tengah bertugas di Malang Jawa Timur.
Selain di dalam rumah secara tertutup, olah TKP juga area yang diduga sebagai pintu masuk, yakni salahsatu pintu geser menyamping yang berada di dalam garasi rumah korban.
Garasi dan pintu masuk ke ruang tamu itu tersebut berada di sebelah kanan rumah korban yang menghadap ke utara. Akses masuk ke rumah korban selain dari pintu sisi kanan juga terdapat pintu sisi kiri.
Di pintu sisi kiri itu juga terdapat sebuah regol kecil dengan panjang sekitar 1,5 meter. Rumah korban kebetulan berada tepat di samping kanan kediaman Kepala Biro SDM Polda DIY Kombes Rinto Djatmiko hanya selisih satu gang terbuka. Kendati demikian Rinto Djatmiko tergolong baru mendiami rumah tersebut karena baru pertengahan Oktober lalu menjabat.
Wadireskrimum Polda DIY AKBP Djuhandani menyatatakan pihaknya masuk melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan tersebut. "Belum diketahui motifnya, memang ada luka di bagian kepala korban," ungkapnya di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Muwafiq mengajak masyarakat Sleman memperkuat kerukunan dan kebersamaan dalam Pengajian Kebangsaan Grebeg Minggir 2026.
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
ASN Pemkot Jogja kini bisa mengajukan cuti, termasuk cuti darurat, lewat JSS. Verifikasi hingga persetujuan dilakukan secara elektronik.
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.