OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Ilustrasi SMS (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, JOGJA - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Maguwoharjo punya cara cerdik untuk memberikan nasehat kepada siswanya. Kini pihak sekolah memanfaatkan teknologi short message service (SMS) broadcast untuk menyebarluaskan pesan nasehat kepada para siswanya.
Pihak madrasah bersama seluruh orangtua wali siswa telah bersepakat menggunakan aplikasi SMS broadcast tersebut untuk meningkatkan motivasi siswa dalam beajar . Layanan ini juga bertujuan untuk memudahkan sampainya informasi dari madrasah kepada siswa atau orangtua terkait dengan kegiatan madrasah.
"Aplikasi dari SMS Broadcast ini tidak sekedar memberikan informasi berupa pengumuman atau laporan hasil ulangan, tetapi juga menyampaikan nasehat massal kepada siswa, bahkan penghargaan atas prestasi siswa di sekolah. Ini akan menambah motivasi siswa untuk berlomba-lomba meraih prestasi sebaik-baiknya," ujar Kepala Sekolah Matsama, Ma'mur Amprani akhir pekan lalu.
Melalui kerjasama dengan satu perusahaan provider ini, diharapkan program SMS broadcast ini dapat mendukung tersebarnya informasi dari madrasah kepada seluruh orangtua siswa. Pihak sekolah juga akan semakin termudahkan dalam menyebarkan informasi ke orangtua maupun siswanya.
"Madrasah tidak perlu membuat pemberitahuan tertulis yang memerlukan tenaga untuk mengetik, juga memerlukan banyak biaya untuk penggandaan sekian ratus lembar surat tersebut," tambah Kepala Tata Usaha Matsama Sholehah.
Selama ini surat tertulis seringkali dihilangkan atau lupa disampaikan siswa kepada orangtua, sehingga informasi tidak sampai sasaran. Kendala lain juga muncul jika agenda madrasah berubah secara mendadak, dan tidak sempat membuat surat pemberitahuan kepada orangtua wali sebelumnya.
"Kebijakan madrasah tidak memperbolehkan siswa membawa ponsel ke sekolah, dan wali kelas tentu kesulitan mengirim SMS kepada semua wali siswa jika ada perubahan jam belajar. Program sms broadcast ini akan mengatasi masalah-masalah tersebut. Ke depan, nasehat dari bimbingan konseling (BK) secara rutin bisa disampaikan kepada seluruh siswa dengan hanya melalui satu operator saja," imbuh Guru BK Sutraniatun.
Untuk mengawali program, maka mulai Senin (28/10/2014) lalu diadakan sosialisasi penggunaan SMS broadcast kepada seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX oleh wali kelas. Pihak sekolah juga melakukan pendataan nomor ponsel orangtua untuk diprogram menjadi anggota komunitas penerima informasi SMS massal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik untuk digital nomad 2026. Simak daftar 10 negara terbaik untuk bekerja jarak jauh, termasuk Thailand, Portugal, dan T
BPS DIY mencatat jumlah penduduk miskin turun 13.900 orang pada Maret 2026 menjadi 408.870 jiwa atau 9,70%. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
Timnas Voli Putri Indonesia bersiap di seri kedua SEA V Cup 2026 Thailand. Target perbaiki peringkat usai finis ketiga di Hanoi. Simak jadwalnya.
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.