Dinsosnakertrans Jogja Mulai Verifikasi Calon Penerima KMS

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 27 Juni 2014 16:50 WIB
Dinsosnakertrans Jogja Mulai Verifikasi Calon Penerima KMS

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah calon peserta didik baru tahun ajaran 2012-2013 jalur Kartu Menuju Sejahtera (KMS) mendaftarkan diri di SMP Negeri 15 Yogyakarta, Senin (25/6). Dengan daya tampung 340 siswa baru, sekolah ini menyediakan kuota 134 siswa melalui jalur KMS. Pendaftaran peserta didik baru melalui jalur KMS diselenggarakan selam dua hari pada 25-26 Juni 2012.

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota (Dinsosnakertrans) Jogja mulai melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima kartu menuju sejahtera (KMS) 2015. Diperkirakan proses akan berakhir pada akhir Agustus 2014.

"Verifikasi lapangan akan dilakukan terhadap data penerima kartu menuju sejahtera (KMS) tahun ini dan data usulan baru dari masyarakat," kata Kepala Seksi Strategi Penanganan Masalah Sosial pada Disosnakertrans Jogja, Esti Setiyarsih, Jumat (27/6/2014).

Jumlah data yang diverifikasi tahun ini sebanyak 25.443 kepala keluarga yang terdiri dari 20.481 kepala keluarga penerima KMS tahun ini ditambah 4.962 kepala keluarga hasil usulan dari masyarakat usai uji publik pertama. Esti menyebut, jumlah usulan masyarakat untuk penerima KMS mengalami penambahan sebanyak 1.468 kepala keluarga bila dibanding usulan yang diterima sebelum uji publik pertama.

"Setelah uji publik selesai, masih ada warga yang datang ke dinas dan meminta namanya dimasukkan sebagai usulan penerima KMS. Namun, karena sudah terlewati, maka kami tidak bisa memenuhi permintaan itu," kata Esti.

Dinsosnakertrans Jogja menyiapkan 135 pekerja sosial masyarakat (PSM) untuk melakukan verifikasi di lapangan. Tiap PSM akan didampingi oleh masing-masing satu koordinator di kecamatan. Hasil verifikasi di lapangan tersebut kemudian diolah berdasarkan parameter yang telah ditetapkan, yaitu 17 indikator dari tujuh aspek penilaian. Pengolahan data dijadwalkan selesai dalam dua bulan yaitu hingga Oktober karena pada November akan dilakukan uji publik tahap kedua.

"Setelah uji publik kedua pun, masih dimungkinkan ada verifikasi cepat jika dirasa ada warga yang sebenarnya tidak masuk kriteria namun masuk dalam data," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Tri Maryatun mengatakan, tidak ada perubahan parameter penilaian KMS pada tahun ini.

"Diharapkan, KMS untuk 2015 sudah dapat ditetapkan Desember," katanya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online