PILPRES 2014 : Jokowi Kunjungi Sultan, Bahas Masalah Budaya Ekonomi
Calon presiden (capres) PDI Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi melambaikan tangan saat meninggalkan Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/5/2014). Jokowi selanjutnya melanjutkan perjalanannya untuk menemui para kader PDI Perjuangan di sejumlah wilayah Jawa Tengah. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, JOGJA- Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Kilen, Senin (2/6/2014) untuk membahas masalah budaya dan ekonomi.
Jokowi yang menggunakan kemeja kotak-kotak itu tiba di Bandara Adi Sutjipto, Jogja sekitar pukul 10.03 WIB dengan didampingi Anies Baswedan, Arya Bima dan Teten Masduki.
Agenda utama pertemuan tersebut, selain silaturahmi akan membahas terkait kebudayaan dan ekonomi.
"Agenda utama bertemu Sultan adalah Silaturahmi bicara kebudayaan dan ekonomi. Makan siang di keraton dengan Sultan, ke Jogja tentu harus ke Sultan bagaimana pun juga beliau figur penting tapi garda penjaga tradisi Jawa," kata Anies di Bandara Halim Perdana Kusuma.
Anies mengatakan ekonomi yang dibahas adalah terkait kedaulatan pangan dan perekonomian rakyat.
Sebelum bertemu Sultan Jokowi akan berdialog terlebih dahulu dengan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro dan Pasar Bringharjo.
"Sultan selalu bicara itu ketahanan pangan, sultan itu mewakili kerajaan keraton yang visioner. Ekonomi dan ketahanan pangan. Kita juga harus memikirkan bagaiamana perkonomian rakyat jadi prioritas, nah makanya nanti ke Pasar Beringharjo itu sebagai momen," kata Anies yang diamini Jokowi dengan senyuman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share