Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Ilustrasi flu burung (Dok/JIBI/Solopos)
BEIJING: Seorang pria di China dikabarkan meninggal dunia akibat virus H7N9, Kamis (2/5/2013). Media setempat menyebut total korban dari wabah baru ini sudah mencapai 27 orang.
Seperti diwartakan AFP, pria bernama Jiao, 55, itu meninggal pada Rabu (1/5) di Provinsi Hunan setelah mendapatkan perwatan medis.
Kantor berita China, Xinhua melaporkan sudah ada 26 orang meninggal akibat virus, sebelum pria tersebut meninggal. Adapun akibat wabah baru itu, lebih dari 120 orang telah didiagnosa telah mengidap virus tersebut.
Kali pertama virus dilaporkan menyebar pada akhir Maret lalu di sebagian besar wilayah perbatasan China bagian timur.
Para pakar khawatir kemungkinan virus bermutasi menjadi bentuk yang mudah menular antara manusia, dengan potensi untuk memicu pandemi.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan sejauh ini tidak ada bukti dari manusia ke manusia tetapi memperingatkan H7N9 adalah "salah satu yang paling mematikan" virus influenza yang pernah dilihat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.