Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ini fakta menarik di Inggris. Di negara Pangeran William ini, tersedia layanan hubungan intim ke rumah untuk orang-orang yang cacat, dan membutuhkan layanan seks. Seperti dilansir mirror.co.uk, secara reguler, wanita panggilan datang ke rumah-rumah untuk memberi layanan hubungan intim sebanyak enam sesi.
Setiap berhubungan intim, maka si empunya memberi tanda berupa kaus kaki merah di gantung di pintu. Tanda ini berarti penyandang cacat dan PSK tidak ingin diganggu.
Para PSK yang didatangkan ke rumah-rumah warga itu adalah pekerja jalanan. Untuk mendatangkan mereka, pekerja atau tenaga perawat di rumah biasanya menelepon para pelacur ini. Misalnya, seorang perawat rumah mengurus 55 orang cacat di Eastbourne, Sussex Inggris.
Pemanggilan PSK ke rumah disebabkan para penyandang cacat fisik dan mental ini tak memiliki tempat untuk memenuhi kebutuhan biologisnya.
Peristiwa nyata ini mirip dengan film yang dibintangi Helen Hunt berjudul The Sessions, yang memenuhi kebutuhan biologis seorang pria cacat mental.
Para perawat penyandang cacat ini menganggap layanan itu tidak menyalahi peraturan, dan malah memenuhi kebutuhan dasar manusia. Namun, Konsil East Sussex County malah melakukan investigasi kemungkinan telah terjadi eksploitasi dan kejahatan terhadap warga yang cacat.
Menurut manajer perawatan para penyandang cacat dri Chaseley, Sue Wyatt, prostitusi memang terjadi di rumah, karena penyandang cacat membutuhkan.
“Mereka membutuhkan, maka terkadang kami menata ruangan sedemikian rupa untuk membantu mereka, dan ini dilakukan dengan orang profesional,” ujarnya.
Perawat beranama Helena Barrow mengatakan: “Faktanya adalah, PSK diizinkan secara hukum untuk melakukan itu, kalau perawat tidak. Maka bila mereka meminta, kami menyediakan orang profesional, seseorang yang sudah dilatih untuk itu,” katanya.
“Ini adalah kunjungan khusus, bila kami menolaknya maka kami tak memberi perawatan secara menyeluruh,” tambahnya. (Kabar24/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.