KONFLIK NASDEM: 800 Kader Merobek-Robek Kartu Anggota

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 25 Januari 2013 15:59 WIB
KONFLIK NASDEM: 800 Kader Merobek-Robek Kartu Anggota

http://images.harianjogja.com/2013/01/logo_nasdem_biru7-256x310.png" alt="" width="256" height="310" />JAKARTA --  Baru saja dinobatkan sebagai satu-satunya parpol baru yang lolos sebagai peserta Pemilu 2014, Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) harus ditinggal oleh 800 kader dengan cara yang tak enak.

Sekitar 800-an Kader NasDem yang mundur mengekspresikan kekecewaannya dengan melempar kaos NasDem. Mereka juga merobek-robek Kartu Tanda Anggota (KTA). Srekk!

Pantauan pada Jumat (25/1/2013) di Kantor DPP NasDem Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, 800-an kader yang akan mundur menutup hampir seluruh badan jalan hingga menimbulkan kemacetan pada arus lalu lintas ke arah Gondangdia.

Para kader yang mundur ini memakai kaos biru dongker NasDem serta membawa Kartu Tanda Anggota (KTA). Aksi ini dipimpin oleh Ketua NasDem DPW DKI Armyn Gultom dan Sekretaris DPW NasDem Diflaizal Zen Koto. Massa juga membawa 1 mobil pick up untuk sound system.

"Ini pidato perpisahan saya. Kami saat ini tidak lagi tergabung di NasDem. Kami saat ini tidak lagi bersama kalian. Kita bergabung di NasDem karena kita menginginkan perubahan," teriak Armyn berorasi di mobil pick up.

"Kita di sini sama-sama menyampaikan aspirasi kita. Kita tidak ingin bangsa ini dipimpin oleh kemunafikan, kita menyatakan mengundurkan diri," timpal Diflaizal.

"Partai NasDem sudah tidak layak lagi, sebagai pengurus kami menyatakan sikap tidak lagi menjadi anggota Partai NasDem. Kami hanya menyampaikan pengunduran diri kami. Total ada 700 ribu," klaim Diflaizal.

Sesaat kemudian, massa yang akan mundur itu ramai-ramai melemparkan kaos ke udara hingga berjatuhan di aspal yang basah. Kemudian ada yang mengumpulkan kaos-kaos itu hingga menggunung di depan gerbang NasDem yang ditutup.

Selain itu, mereka juga mengumpulkan KTA mereka. Kemudian, srek-srek! KTA itu pun sukses disobek-sobek.

Ada sekitar 3 kompi polisi dan 7 truk polisi bersiaga di satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi KPU untuk Pemilu 2014 ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online