Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi (google.news)
http://images.harianjogja.com/2013/01/hujan4-370x247.jpg" alt="" width="370" height="247" />JAKARTA – Jakarta tidak akan tenggelam 27 Januari seperti yang dibicarakan banyak orang.
Kabar menyebutkan bulan purnama tanggal 27 Januari mendatang akan menyebabkan Jakarta tenggelam. Kabar tersebut banyak diberitakan di beberapa media online sejak akhir pekan.
Akan tetapi, Deputi Bidang Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Prof Dr Thomas Djamaluddin, mengatakan prediksi Jakarta akan “tenggelam” pada 27 Januari, tampaknya tidak akan terjadi.
Data satelit cuaca menunjukkan Monsoon Index Australia yang menjadi penyebab utama berkumpulnya awan di sekitar Jakarta pada pertengahan Januari mulai melemah, demikian pula aktivitas pembentukan awan di Indonesia juga mulai tertekan.
Dengan demikian, peluang untuk curah hujan kumulatif yang tinggi, semakin menurun, kata Thomas, di Jakarta, Minggu (20/1/2013).
“Berita yang menyebut 27 Januari Jakarta bisa tenggelam karena saat itu sedang purnama, agak seram. Tetapi tampaknya tidak terjadi,” katanya.
Dia menjelaskan efek bulan purnama memang akan meningkatkan pasang air laut karena gravitasi bulan-matahari bersatu, namun purnama adalah peristiwa biasa yang terjadi setiap bulan.
“Masalah akan timbul kalau puncak pasang itu bersamaan dengan curah hujan kumulatif yang tinggi di Jakarta dan sekitarnya, sehingga air tertahan di daratan. Tetapi karena diperkirakan tak ada curah hujan kumulatif yang tinggi pada 27 Januari seperti pertengahan Januari lalu, Jakarta diperkirakan akan normal-normal saja,” katanya.
Monsoon (muson) adalah suatu pola sirkulasi angin yang berhembus secara periodik pada suatu periode (minimal 3 bulan) dan pada periode yang lain polanya akan berlawanan. Di Indonesia dikenal dengan 2 istilah yakni muson Asia dan muson Australia. (Antara/nel)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.