Pelajar Diberi Beasiswa hingga Bantuan Sembako Lewat Program CSR HBJ

Newswire
Newswire Senin, 19 Oktober 2026 19:27 WIB
Pelajar Diberi Beasiswa hingga Bantuan Sembako Lewat Program CSR HBJ

Program CSR tahun ini diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni beasiswa prestasi, bantuan sembako, serta bazar pakaian pantas pakai. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan siswa SMP Negeri 3 Panggang, Kabupaten Gunungkidul mendapatkan paket sembako hingga beasiswa melalui Corporate Social Responsibility (CSR) Harrisma Buwana Jaya (HBJ). Melalui program tersebut, HBJ melanjutkan dukungannya terhadap pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan menggabungkan bantuan pendidikan, dukungan kebutuhan keluarga, dan pemberdayaan siswa.

Program CSR tahun ini diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni beasiswa prestasi, bantuan sembako, serta bazar pakaian pantas pakai yang hasil penjualannya akan dimanfaatkan untuk kegiatan sosial sekolah.

Adapun program tersebut di antaranya HBJ Cerdas diberikan kepada lima siswa SMPN 3 Panggang. Setiap penerima memperoleh dana pendidikan sebesar Rp500.000 per bulan selama satu semester, terhitung Oktober 2026 hingga Maret 2027. Kelima siswa penerima beasiswa tersebut adalah Rakai Satria Wilwatikta, kelas 9; Ginaya Eva Alyani, kelas 8; Fatma Septiani, kelas 7; Afiq Mahrus Sadad, kelas 9; Alfia Nur Rachma, kelas 9.

Ginaya Eva Alyani mengaku bahagia sekaligus tidak menyangka dirinya terpilih sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut. Ia berencana menggunakan dana beasiswa untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan menabung demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Rencananya, dana beasiswa ini akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan sekolah saat ini, sekaligus ditabung untuk biaya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi nanti," katanya.

Perwakilan guru SMPN 3 Panggang, Rusmiyati, mengatakan kelima siswa yang terpilih memiliki potensi prestasi yang baik dan membutuhkan dukungan secara ekonomi. "Kami berharap bantuan dari HBJ dapat mendorong para siswa untuk semakin bertanggung jawab, disiplin, dan giat belajar," ucapnya.

Sebanyak 51 Paket Sembako Dibagikan kepada Siswa

Program lain diwujudkan melalui pembagian 51 paket sembako kepada seluruh siswa SMPN 3 Panggang. Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga siswa.

Siti Kimah, ibu dari Rakai Satria Wilwatikta yang merupakan salah satu penerima beasiswa, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Menurutnya, paket sembako tersebut membantu meringankan kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja.

"Ini sangat membantu meringankan kebutuhan dapur kami di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini," ungkap Siti.

Ia juga berharap bantuan pendidikan tersebut dapat meningkatkan semangat putranya dalam belajar dan mengejar cita-cita. "Kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga semakin sukses, jaya, terus peduli pada dunia pendidikan, dan senantiasa bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya dengan penuh haru.

Bazaar Pakaian Jadi Sarana Belajar Kewirausahaan

Tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, HBJ juga menghadirkan program pemberdayaan melalui Bazaar Pakaian Pantas Pakai. Dalam kegiatan ini, karyawan HBJ mengumpulkan pakaian layak pakai untuk dikelola dan dijual kembali oleh siswa.

Seluruh hasil penjualan bazar tersebut, atau 100%, dimasukkan ke kas OSIS untuk mendukung kegiatan sosial sekolah. Program ini sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan keterampilan kewirausahaan secara langsung.

Rusmiyati menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi siswa. Mereka terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan bazar, termasuk bekerja sama, berkomunikasi, dan membagi tugas.

"Kegiatan ini menjadi pengalaman praktik kewirausahaan [entrepreneurship] langsung bagi anak-anak. Mereka sangat antusias sejak masa persiapan, belajar bekerja sama, berkomunikasi, hingga membagi tugas secara mandiri seperti menjadi kasir, penjaga stand, dan pengawas," jelasnya.

Kepala SMP Negeri 3 Panggang, Kasmintarsih, juga mengapresiasi konsep bazar tersebut karena dinilai sejalan dengan kurikulum kewirausahaan yang diterapkan sekolah.

Menurutnya, pengelolaan bazar diserahkan langsung kepada OSIS. Para siswa belajar memilih, memilah, dan mengemas pakaian agar menarik sebelum dijual kepada pembeli.

"Program bazar pakaian ini kami serahkan langsung kepada OSIS. Mereka belajar mengurasi, memilah, hingga mengemas pakaian agar menarik. Hasil penjualannya akan digunakan untuk membantu siswa lain yang membutuhkan. Dari sini, anak-anak belajar langsung tentang tanggung jawab, kejujuran, dan empati," tambahnya.

Dukungan bagi Pendidikan

Direktur Operasional PT Harrisma Buwana Jaya, Lilik Widjaja, mengungkapkan rasa haru saat bertemu langsung dengan para siswa dan guru SMPN 3 Panggang. Baginya, perjalanan perusahaan selama 33 tahun tidak hanya berkaitan dengan pencapaian bisnis, tetapi juga kontribusi kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saat saya hadir dan melihat langsung senyum serta semangat belajar anak-anak di SMPN 3 Panggang ini, saya merasa sangat terharu sekaligus bangga," ungkapnya.

Ia menjelaskan, CSR di sekolah tersebut didorong oleh pengalaman positif dari kunjungan sebelumnya. Kegigihan para guru dan antusiasme siswa menjadi salah satu alasan perusahaan melanjutkan program sosial di SMPN 3 Panggang.

"Harapannya bantuan yang diberikan tidak hanya dipandang dari nilai materi, tetapi juga dari manfaat pendidikan dan semangat kewirausahaan sosial yang ingin ditanamkan kepada para siswa," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online