Bee.id Buka Peluang Kemitraan Software Bisnis bagi Pebisnis IT

Newswire
Newswire Senin, 19 Oktober 2026 19:47 WIB
Bee.id Buka Peluang Kemitraan Software Bisnis bagi Pebisnis IT

Pelaku usaha teknologi informasi di Jogja memiliki peluang memperluas sumber pendapatan melalui pemasaran software akuntansi dan kasir. Peluang tersebut ditawarkan Bee.id melalui program kemitraan yang diperkenalkan dalam Partner Meetup Jogja 2026. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA— Pelaku usaha teknologi informasi di Jogja memiliki peluang memperluas sumber pendapatan melalui pemasaran software akuntansi dan kasir. Peluang tersebut ditawarkan Bee.id melalui program kemitraan yang diperkenalkan dalam Partner Meetup Jogja 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gallery Prawirotaman Hotel pada Jumat (16/10/2026) itu mempertemukan Bee.id dengan pelaku usaha dari berbagai bidang, mulai dari penyedia layanan internet, network engineer, software house, toko komputer, konsultan, pendidikan teknologi informasi, hingga jasa keuangan.

Melalui program tersebut, Bee.id membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk bergabung sebagai mitra dengan skema dealer, agen, maupun referral partner. Produk yang ditawarkan meliputi software bisnis Beecloud, Beeaccounting, dan Beepos.

Kemitraan ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperluas portofolio layanan tanpa harus hanya mengandalkan bisnis utama yang selama ini dijalankan.

Dalam Partner Meetup Jogja 2026, Bee.id memperkenalkan sejumlah bentuk dukungan bagi pelaku usaha yang bergabung sebagai mitra.

Dukungan tersebut mencakup pendampingan langsung ketika mitra melakukan presentasi atau demonstrasi produk kepada calon pelanggan. Bee.id juga menyediakan bantuan teknis melalui tim support serta dukungan lisensi produk untuk menunjang operasional dan kebutuhan demonstrasi.

Melalui dukungan tersebut, mitra diharapkan lebih siap memperkenalkan produk, menjelaskan manfaatnya kepada calon pelanggan, serta mengembangkan peluang bisnis di wilayah masing-masing.

Program kemitraan ini juga terbuka bagi pelaku usaha dengan latar belakang berbeda. Pengembangan kerja sama dapat disesuaikan dengan jaringan pelanggan, pengalaman, serta potensi pasar yang dimiliki setiap mitra.

Konsultan Akuntansi Dinilai Berpotensi Memperluas Pasar

Peluang pengembangan jaringan kemitraan tidak hanya menyasar toko komputer dan pelaku usaha teknologi informasi. Konsultan akuntansi serta Kantor Akuntan Publik (KAP) juga dinilai memiliki potensi untuk memperluas jangkauan pasar.

Nurrohmat Miftahussurur, Support Center Bee.id Magelang sekaligus Founder ExpertLab dan UPSYS Technology, menilai pendekatan kepada pelaku usaha yang telah memiliki basis pelanggan dapat membuka peluang kerja sama lebih luas di Jogja dan sekitarnya.

“Peluang kerja sama di area Jogja dan sekitarnya akan jauh lebih masif jika kita langsung menyasar para Konsultan Akuntansi dan Kantor Akuntan Publik (KAP). Mereka memegang basis klien yang jauh lebih besar dan lebih teredukasi dibandingkan hanya berfokus pada toko komputer," katanya.

Menurutnya, konsultan akuntansi dan KAP memiliki hubungan langsung dengan banyak pelaku usaha. Jaringan tersebut dapat menjadi salah satu pintu untuk memperkenalkan software bisnis kepada calon pelanggan yang membutuhkan dukungan pengelolaan keuangan.

Dalam diskusi tersebut, turut muncul gagasan untuk merencanakan kegiatan kolaborasi yang menyasar komunitas dan klien dari jaringan konsultan terkait. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan.

Peserta Menilai Kegiatan Bermanfaat bagi UMKM

Agatha, peserta yang bergerak di bidang penyedia layanan internet atau provider, menilai Partner Meetup Jogja 2026 sebagai kegiatan yang menarik dan informatif.

“Acaranya sangat menarik ya, informatif, dan sangat bagus,” ujar Agatha.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan karena memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk membangun relasi. Menurutnya, pertemuan seperti ini juga bermanfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk mereka yang baru memulai bisnis.

Agatha turut berharap produk Bee.id dapat membantu UMKM menyederhanakan proses penyusunan laporan keuangan.

“Semoga ini akan berlanjut ya untuk event ini. Karena satu, bermanfaat dan kita bisa bersosialisasi untuk teman-teman atau untuk UMKM yang mungkin baru start-up. Mungkin dari Bee ini, ini menjawab sebagai kemudahan untuk membuat laporan keuangan,” tambahnya.

Ketika diminta memberikan penilaian terhadap acara menggunakan skala satu hingga lima, Agatha memberikan nilai lima.

Komunikasi dengan Calon Mitra

Setelah kegiatan selesai, Bee.id melanjutkan komunikasi secara personal dengan peserta. Pembahasan tersebut mencakup penawaran final dan proses pendaftaran sebagai Partner Bee melalui skema agen maupun dealer.

Langkah ini menjadi tindak lanjut atas peluang kerja sama yang muncul selama pertemuan. Bee.id berharap komunikasi tersebut dapat membuka jalan bagi realisasi kemitraan dengan pelaku usaha di Jogja dan sekitarnya.

Melalui Partner Meetup Jogja 2026, Bee.id berupaya memperluas jaringan mitra sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku usaha IT dan bidang terkait untuk mengembangkan layanan bisnis.

Produk yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut mencakup tiga software bisnis, yakni Beecloud, Beeaccounting, dan Beepos. Bee.id menyediakan perangkat lunak untuk mendukung operasional usaha, termasuk pencatatan akuntansi dan transaksi penjualan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online