PLN Selidiki Blackout Batam-Bintan, Dugaan Sabotase Belum Pasti

Newswire
Newswire Senin, 19 Oktober 2026 21:07 WIB
PLN Selidiki Blackout Batam-Bintan, Dugaan Sabotase Belum Pasti

Foto ilustrasi pemadaman listrik atau blackout. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— PT PLN (Persero) masih menyelidiki penyebab pemadaman listrik atau blackout yang melanda wilayah Batam dan Bintan. Direktur Utama PLN Suroso Isnandar menegaskan dugaan sabotase belum dapat dipastikan karena pemeriksaan masih berlangsung.

Suroso menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan sabotase sebagai penyebab gangguan listrik, Suroso mengatakan PLN masih mendalami kejadian tersebut. Meski demikian, ia memastikan penanganan gangguan sudah selesai.

"Saya kira tidak sampai perkiraan sabotasenya. Pokoknya sedang diteliti lebih lanjut. Tapi yang jelas sudah selesai, terima kasih kesigapannya," kata Suroso.

Dengan demikian, penyebab pasti blackout Batam-Bintan belum diketahui. PLN masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor yang memicu gangguan pasokan listrik tersebut.

PLN Kaji Kemungkinan Kompensasi Pelanggan

Selain menyelidiki penyebab pemadaman, PLN juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemberian kompensasi kepada pelanggan yang terdampak.

Pembahasan ini menjadi perhatian karena Batam dan Bintan memiliki kawasan industri serta fasilitas pusat data atau data center yang membutuhkan pasokan listrik untuk mendukung operasionalnya.

Suroso mengatakan pemberian kompensasi akan ditinjau berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah batas toleransi gangguan pelayanan listrik.

"Nanti dilihat dari ketentuannya karena kan sesuai peraturan yang ada, kompensasi setelah melewati batas toleransi. Makasih ya," ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kompensasi tidak diberikan secara otomatis untuk setiap gangguan. PLN akan melihat ketentuan yang berlaku, termasuk apakah gangguan pelayanan telah melewati batas toleransi yang ditetapkan.

Penyebab Blackout Masih Didalami

Pemadaman listrik di Batam dan Bintan sebelumnya menjadi perhatian karena kedua wilayah tersebut memiliki aktivitas industri dan fasilitas pusat data. Namun, PLN belum memastikan penyebab gangguan maupun mengonfirmasi adanya unsur sabotase.

Suroso hanya memastikan gangguan listrik telah selesai ditangani, sedangkan proses pemeriksaan penyebabnya masih berjalan.

Hasil penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor yang memicu blackout tersebut. Sementara itu, terkait dampak terhadap pelanggan, PLN akan mengacu pada ketentuan kompensasi yang berlaku.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online