Xi Jinping Jelaskan Filosofi Langit Bulat Bumi Persegi ke Trump
Xi Jinping menjelaskan filosofi “langit bulat dan bumi persegi” kepada Donald Trump saat berkunjung ke Kuil Langit Beijing.
Polres Jayapura menyelidiki kericuhan Persipura vs Adhyaksa FC dengan menelusuri CCTV Stadion Lukas Enembe. /Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA—Polres Jayapura mulai berkoordinasi dengan pengelola Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, untuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV terkait kericuhan yang terjadi usai laga babak play off promosi antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC. Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses penyelidikan insiden ricuh yang berujung pada aksi pembakaran kendaraan di area stadion.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam maupun luar Stadion Lukas Enembe telah selesai dilakukan dan berjalan lancar. Namun, polisi masih membutuhkan dukungan rekaman CCTV sebagai alat bukti tambahan dalam mengungkap pelaku kericuhan pascapertandingan Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC tersebut.
"Jadi memang terus terang CCTV di stadion itu tidak berfungsi dengan baik sehingga belum mendukung kami. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola stadion," katanya di Jayapura, Sabtu.
Menurut Alamsyah, kepolisian akan terus mengumpulkan berbagai informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan insiden kericuhan di Stadion Lukas Enembe. Seluruh temuan dalam proses olah TKP saat ini masih dicatat dan didalami oleh tim penyidik.
"Kemudian untuk olah TKP sudah selesai dilakukan dan hasilnya sementara dicatat oleh tim termasuk pemeriksaan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan terkait dalam kerusuhan tersebut," ujarnya.
Selain memeriksa sejumlah orang yang diamankan, polisi juga tengah mendata barang bukti berupa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terbakar di area stadion. Barang bukti tersebut nantinya akan dipublikasikan sebagai bagian dari proses penyelidikan kasus kericuhan di Stadion Lukas Enembe.
"Kami juga berharap jika ada warga yang melihat oknum masyarakat yang membakar kendaraan bisa melaporkan kepada polisi," katanya lagi.
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe terjadi setelah pertandingan babak play off promosi antara Persipura Jayapura menghadapi Adhyaksa FC berakhir. Saat itu Adhyaksa FC berhasil mengalahkan Persipura dan memastikan lolos ke Liga1 Super league. Situasi memanas seusai laga hingga memicu aksi pembakaran kendaraan di kawasan stadion dan menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xi Jinping menjelaskan filosofi “langit bulat dan bumi persegi” kepada Donald Trump saat berkunjung ke Kuil Langit Beijing.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.