Marc Marquez Temukan Feeling Motor Ducati Usai Modifikasi di Motegi
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Polres Jayapura menyelidiki kericuhan Persipura vs Adhyaksa FC dengan menelusuri CCTV Stadion Lukas Enembe. /Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA—Polres Jayapura mulai berkoordinasi dengan pengelola Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, untuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV terkait kericuhan yang terjadi usai laga babak play off promosi antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC. Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses penyelidikan insiden ricuh yang berujung pada aksi pembakaran kendaraan di area stadion.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali mengatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam maupun luar Stadion Lukas Enembe telah selesai dilakukan dan berjalan lancar. Namun, polisi masih membutuhkan dukungan rekaman CCTV sebagai alat bukti tambahan dalam mengungkap pelaku kericuhan pascapertandingan Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC tersebut.
"Jadi memang terus terang CCTV di stadion itu tidak berfungsi dengan baik sehingga belum mendukung kami. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola stadion," katanya di Jayapura, Sabtu.
Menurut Alamsyah, kepolisian akan terus mengumpulkan berbagai informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan insiden kericuhan di Stadion Lukas Enembe. Seluruh temuan dalam proses olah TKP saat ini masih dicatat dan didalami oleh tim penyidik.
"Kemudian untuk olah TKP sudah selesai dilakukan dan hasilnya sementara dicatat oleh tim termasuk pemeriksaan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan terkait dalam kerusuhan tersebut," ujarnya.
Selain memeriksa sejumlah orang yang diamankan, polisi juga tengah mendata barang bukti berupa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terbakar di area stadion. Barang bukti tersebut nantinya akan dipublikasikan sebagai bagian dari proses penyelidikan kasus kericuhan di Stadion Lukas Enembe.
"Kami juga berharap jika ada warga yang melihat oknum masyarakat yang membakar kendaraan bisa melaporkan kepada polisi," katanya lagi.
Kericuhan di Stadion Lukas Enembe terjadi setelah pertandingan babak play off promosi antara Persipura Jayapura menghadapi Adhyaksa FC berakhir. Saat itu Adhyaksa FC berhasil mengalahkan Persipura dan memastikan lolos ke Liga1 Super league. Situasi memanas seusai laga hingga memicu aksi pembakaran kendaraan di kawasan stadion dan menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.