Ratusan Manajer Kopdes Mengundurkan Diri, Agrinas: Negara Tak Rugi
Agrinas mengungkap 159 manajer Kopdes Merah Putih mengundurkan diri menjelang operasional serentak 8.000 koperasi desa.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) dalam pertemuan diplomatik dengan para Duta Besar dan Delegasi Tetap negara-negara anggota Grup Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di UNESCO, April 2026. ANTARA/HO-Dok. Kementerian Kebudayaan RI
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia terus memperkuat langkah diplomasi budaya di tingkat global dengan menggalang dukungan internasional untuk pencalonan sebagai anggota Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO periode 2026–2030.
Upaya tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam kunjungan kerjanya ke Prancis. Bersama Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar, Fadli melakukan serangkaian pertemuan diplomatik dengan para duta besar dan delegasi tetap negara-negara anggota Grup Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di UNESCO.
Dalam pertemuan itu, Indonesia memaparkan komitmennya untuk memperkuat peran dalam pelestarian warisan budaya takbenda dunia, sekaligus meminta dukungan negara sahabat terhadap pencalonan tersebut.
“Pertemuan ini menjadi kesempatan penting untuk mengampanyekan sekaligus meminta dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).
Fadli menegaskan bahwa Indonesia siap mengambil peran lebih besar dalam upaya pelestarian budaya dunia, terutama melalui pendekatan berbasis komunitas dan kerja sama lintas negara. Menurutnya, penguatan kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Ia juga menyoroti pentingnya posisi strategis Indonesia setelah terbentuknya Kementerian Kebudayaan yang berdiri sendiri di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini dinilai membuka ruang lebih luas untuk diplomasi budaya yang lebih terarah dan efektif.
Dalam forum tersebut, Indonesia juga mendorong peningkatan visibilitas seni dan budaya Islam di panggung dunia melalui mekanisme UNESCO. Kolaborasi antarnegara OKI diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus promosi budaya Islam secara global.
“Indonesia kini memiliki Kementerian Kebudayaan yang berdiri sendiri, sehingga membuka ruang lebih luas bagi penguatan kerja sama budaya dengan negara-negara OKI,” kata Fadli.
Pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah delegasi negara sahabat, antara lain Palestina, Iran, Bangladesh, Malaysia, Uzbekistan, dan Brunei Darussalam. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan awal terhadap upaya diplomasi budaya Indonesia di forum internasional.
Pemerintah berharap pencalonan ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di UNESCO, tetapi juga menjadikan budaya sebagai instrumen diplomasi, perdamaian, dan persahabatan antarbangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Agrinas mengungkap 159 manajer Kopdes Merah Putih mengundurkan diri menjelang operasional serentak 8.000 koperasi desa.
Agnez Mo akan debut di Madame Tussauds Hollywood pada Oktober 2026. Simak penampilan busana denim dan perjalanan patung lilinnya di Asia.
Hasil verifikasi 22 gerai KDMP Kulonprogo menemukan masalah bangunan, air bersih, dan daya listrik. Agrinas diberi waktu perbaikan maksimal tiga bulan.
WhatsApp menghadirkan fitur telepon tamu yang memungkinkan pengguna tanpa akun mengikuti panggilan lewat browser komputer. Simak cara dan fiturnya.
Syahrini menggelar konser Aku Kembali pada 1 Desember 2026 di Jakarta. Simak delapan kategori tiket dan jadwal penjualannya.
Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani mengalahkan pasangan Thailand 15-9 dan 15-13 untuk melaju ke perempat final BWF World Junior Championships 2026