Norwegia vs Pantai Gading, Duel Kebugaran Melawan Ambisi Sejarah
Norwegia yang lebih segar berkat rotasi pemain siap menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Prediksi skor 2-1.
Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA—Publik Korea Selatan diguncang oleh skandal penipuan berkedok agama yang melibatkan seorang YouTuber berinisial Kim. Mengaku sebagai "Yesus" dan menyebarkan ketakutan akan kiamat, pria ini sukses mengeruk donasi fantastis hingga Rp587 miliar dari para pengikutnya.
Kasus ini mulai terkuak ke publik seusai media JTBC melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang merugikan banyak orang. Pengacara Lee Seung-gi mengonfirmasi bahwa saat ini setidaknya empat orang korban telah resmi mengajukan laporan pidana ke pihak kepolisian.
"Pihak kepolisian dikabarkan telah memulai penyelidikan intensif terkait dugaan penipuan dan pelanggaran Undang-Undang Penggalangan Dana," ujar Lee Seung-gi sebagaimana dikutip dari Gyeongin Broadcasting, Kamis (26/2/2026).
Modus Operandi: Bait Suci, Alien, dan Angka Suci
Dalam menjalankan aksinya, Kim menyebarkan klaim bahwa dirinya adalah sang juru selamat yang akan membawa "keluarga spiritualnya" menuju keselamatan sebelum peristiwa "Pengangkatan" yang ia ramalkan terjadi pada 2030. Ia membujuk pengikutnya untuk menyumbang dana besar guna membangun "Bait Suci" baru.
Narasi yang dibangun Kim cukup ekstrem, mulai dari ancaman kekuatan alien bernama Elohim hingga ancaman "tanda binatang" bagi mereka yang tidak patuh. Uniknya, Kim sangat terobsesi dengan angka "4" yang dianggapnya suci. Salah satu korban bahkan dilaporkan mentransfer uang dengan nominal unik sebesar 444.444.444 won atau sekitar Rp5,2 miliar karena doktrin tersebut.
Kontradiksi Gaya Hidup Mewah
Lee Seung-gi, yang juga merupakan Dosen Luar Biasa di Universitas Sogang, menyoroti adanya unsur penipuan yang sangat kuat berdasarkan perilaku pribadi Kim. Meski menyuarakan bahwa dunia akan segera berakhir, Kim justru menyiapkan masa depan jangka panjang bagi keluarganya sendiri dengan uang donasi tersebut.
"Perilakunya sangat kontradiktif. Dia menerima dana dengan premis kiamat sudah dekat, namun dia justru berinvestasi pada asuransi jiwa dan masa depan anak-anaknya," tegas Lee.
Saat ini, Kim diketahui menikmati fasilitas hidup yang sangat kontras dengan ajaran kesederhanaan. Ia tinggal di apartemen eksklusif, mengoleksi mobil mewah seperti Jeep Rubicon dan Mercedes-Benz G-Class, serta menyekolahkan anak-anaknya di sekolah internasional elit di kawasan Gangnam, Seoul. Pihak berwenang menduga total donasi Rp587 miliar tersebut hanyalah angka minimal yang berhasil terlacak selama dua tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Norwegia yang lebih segar berkat rotasi pemain siap menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Prediksi skor 2-1.
Taman Pintar Jogja memprioritaskan layanan shuttle dari kantong parkir selama libur sekolah untuk memudahkan akses pengunjung.
Bantuan RTLH Kulonprogo senilai Rp20 juta ditolak sejumlah warga karena tidak mampu menambah biaya renovasi rumah.
Temu Bisnis Pariwisata Sleman 2026 mempertemukan 28 seller dan 95 buyer nasional untuk memperluas pasar wisata dan MICE Kabupaten Sleman.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.