SMP Internasional RUS Kudus Segera Dibuka, Ini Keunggulannya
YPI RUS Kudus siapkan SMP Internasional berbasis Cambridge, bilingual, dan vokasi untuk cetak generasi unggul berdaya saing global.
Dua mobil operasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terparkir di depan dapur usai peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate di Ternate, Maluku Utara, Jumat (13/2/2026). ANTARA FOTO/Andri Saputra/wsj.
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengingatkan seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak menyalahgunakan mobil operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menegaskan, mobil operasional SPPG hanya boleh digunakan untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan posyandu. Kendaraan tersebut dilarang dipakai untuk berbelanja ke pasar maupun keperluan lain di luar distribusi MBG.
“Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan posyandu, jangan dipakai untuk belanja, apalagi untuk urusan lain,” kata Nanik dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Nanik menegaskan akan menghentikan sementara operasional SPPG apabila masih ditemukan penggunaan mobil operasional untuk keperluan belanja bahan pangan. Menurutnya, kebersihan dan higienitas kendaraan distribusi harus dijaga secara ketat demi menjamin keamanan pangan.
Ia menjelaskan, penggunaan mobil operasional untuk berbelanja berpotensi menurunkan standar higienitas. Bahan pangan yang dibeli di pasar masih harus melalui proses pembersihan ulang sebelum digunakan.
“Kalau mitra memaksa memakai mobil operasional SPPG untuk belanja atau urusan lain yang tidak berkaitan dengan distribusi MBG, kepala SPPG harus menolak dengan tegas. Pemasok wajib menyediakan kendaraan sendiri untuk mengangkut bahan pangan ke SPPG,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nanik menekankan pentingnya pengawasan ketat saat penerimaan bahan baku pangan. Ketika bahan pangan tiba di SPPG pada sore hari, pengawas gizi, pengawas keuangan, dan asisten lapangan wajib melakukan pengecekan menyeluruh.
Pengawas gizi bertugas memastikan kondisi, kualitas, dan kesegaran bahan pangan sesuai menu yang telah dirancang. Pengawas keuangan harus memeriksa kesesuaian harga dengan harga eceran tertinggi, memastikan tidak terjadi penggelembungan harga, serta mengumpulkan seluruh kuitansi pembelian.
Sementara itu, asisten lapangan bertanggung jawab menimbang dan mengukur volume bahan pangan untuk memastikan kesesuaian dengan rencana kebutuhan.
“Kalau ditemukan bahan baku sudah tidak layak, apalagi busuk, dan harganya di-mark up, jangan diterima. Kembalikan kepada pemasok dan minta yang baru,” tegasnya.
Ia menambahkan, sejumlah kasus gangguan keamanan pangan di SPPG sebenarnya sudah terdeteksi sejak tahap penerimaan bahan baku. Namun, kurangnya ketegasan petugas lapangan membuat bahan pangan bermasalah tetap digunakan.
Dengan pengawasan ketat serta sikap tegas dari tiga pengelola dapur MBG, Nanik berharap keamanan pangan di seluruh SPPG dapat terjaga secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
YPI RUS Kudus siapkan SMP Internasional berbasis Cambridge, bilingual, dan vokasi untuk cetak generasi unggul berdaya saing global.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 2 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Juli 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta nomor layanan WhatsApp.
KPK membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mendalami kasus dugaan gratifikasi pelepasan kawasan HPT di Kuansing.
Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Senegal 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.