Revisi UU LLAJ Akan Mengatur Ojol, Pemerintah Targetkan Rampung 2026
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut revisi UU LLAJ akan mengatur transportasi online, termasuk ojol, dengan target rampung pada 2026.
Foto ilustrasi angin kencang dampak siklon tropis. Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence Freepik.
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di berbagai wilayah Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang yang diprakirakan masih berlangsung hingga Kamis (29/1/2026), seiring meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi di puncak musim hujan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, berdasarkan pemantauan kondisi cuaca terkini, sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, yang berpotensi memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Hasil analisis cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, dalam periode tersebut terdapat peluang peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, meliputi Aceh, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua.
Selain itu, hujan lebat yang berpotensi disertai angin kencang juga diprakirakan terjadi di wilayah Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan.
Menindaklanjuti prakiraan cuaca tersebut, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat dan angin kencang, guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kerusakan akibat terpaan angin.
“Masyarakat diminta menghindari area yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti berada di bawah pohon besar, papan reklame, baliho, serta bangunan yang kondisinya rapuh saat cuaca buruk berlangsung,” kata dia.
Abdul juga merekomendasikan warga yang bermukim di wilayah lereng atau perbukitan untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat terjadi dengan durasi lebih dari satu jam, serta menjauhi area lereng yang rawan longsor.
Di sisi lain, BNPB meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan selama periode puncak musim hujan, termasuk memastikan kesiapan personel, peralatan kebencanaan, serta langkah mitigasi dan respon cepat apabila terjadi bencana di wilayah masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut revisi UU LLAJ akan mengatur transportasi online, termasuk ojol, dengan target rampung pada 2026.
Bareskrim Polri menggerebek sembilan sarang narkoba di Sumatera Utara, mengamankan 36 orang, serta menyita sabu dan barang bukti lainnya.
DPRD DIY menyoroti rencana pengalihan gaji PPPK ke APBN yang berpotensi mengurangi DAU dan manfaat bagi anggaran daerah.
Kemnaker menargetkan 70% lulusan pelatihan vokasi bekerja melalui transformasi BPVP, pelatihan sesuai kebutuhan industri, dan pelacakan alumni.
Kemenhub mengkaji tarif batas bawah angkutan darat, penyeberangan, dan laut untuk menjaga keselamatan serta menekan risiko praktik ODOL.
Kemenperin menargetkan produktivitas pekerja manufaktur mencapai Rp147,7 juta per orang pada 2029 melalui penguatan SDM dan pendidikan vokasi.