DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Foto udara warga melihat sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Fandi Yogari
Harianjogja.com, PADANG— Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatera Barat Dian Hadiyansyah mengungkapkan dua kemungkinan penyebab dugaan sinkhole atau fenomena tanah tiba-tiba berlubang yang terjadi di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.
“Ada dua kemungkinan dari fenomena amblesan tanah di kawasan sawah masyarakat di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Dian di Kota Padang, Selasa.
Kemungkinan pertama, fenomena tersebut dipicu oleh kondisi geologi wilayah yang berada di kawasan batuan kapur atau batu gamping. Dalam kajian geologi, tanah yang tiba-tiba ambles hingga membentuk lubang besar merupakan kejadian yang cukup lazim, terutama di daerah dengan sistem aliran sungai bawah tanah.
Dian menjelaskan, secara kimiawi batuan kapur yang tersusun dari kalsium karbonat mudah larut ketika tergerus air. Proses tersebut membentuk rongga-rongga di bawah permukaan tanah yang dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan amblesan.
“Kondisi seperti ini banyak dijumpai di kawasan perbukitan kapur,” ujarnya.
Kemungkinan kedua, amblesan tanah dengan lebar sekitar 10 meter, panjang tujuh meter, dan kedalaman mencapai lima meter itu dapat disebabkan oleh faktor alam yang dikenal sebagai erosi pipa.
“Fenomena erosi pipa biasanya terjadi pada batuan sedimen vulkanik atau hasil aktivitas gunung api,” jelas Ketua IAGI Sumbar tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini IAGI Sumatera Barat belum melakukan penelitian lanjutan secara mendalam sehingga belum dapat menyimpulkan penyebab utama dari fenomena alam tersebut.
IAGI Sumbar telah melaporkan temuan dugaan sinkhole tersebut kepada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mendapatkan arahan terkait langkah penanganan yang perlu dilakukan.
Dian menambahkan, IAGI memiliki data geologi terkait kondisi batuan di sekitar Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Data tersebut dapat menjadi salah satu rujukan penting apabila dilakukan penelitian lanjutan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 28 September 2026, lengkap dengan rute, jam keberangkatan, dan tarif promo Rp50.000.