BBMKG Ingatkan Air Laut Pasang di Bali 26-30 September
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. -Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati terhadap korban bencana di Sumatera dan upaya menjaga ketertiban selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) tidak mengizinkan pesta kembang api untuk merayakan Tahun Baru 2026 pada Rabu (31/12/2025) malam.
“Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan pada tutup tahun,” kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Kapolri menyampaikan, pengaturan teknis razia dan pemberian sanksi terhadap perayaan kembang api Tahun Baru diserahkan kepada kepolisian daerah (Polda) di masing-masing wilayah.
Ia mengimbau masyarakat mengisi perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, salah satunya mendoakan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
“Kami tidak memberikan rekomendasi penggunaan kembang api pada akhir tahun karena situasi saat ini membuat kita semua merasakan suasana kebatinan yang sama, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengatakan Polri menurunkan 234.000 personel yang akan bertugas di pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Untuk pos terpadu, kata dia, akan melibatkan institusi lintas sektor, seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), guna memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan terintegrasi.
“Sehingga seluruh kegiatan dapat dilaksanakan secara sinergis dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan selama masa Nataru,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan bahwa perayaan pergantian Tahun 2025 ke 2026 di Jakarta akan berlangsung sederhana tanpa kembang api.
“Pak Gubernur mengatakan Tahun Baru ini tidak ada kembang api supaya tidak ada kesan bermewah-mewah,” katanya.
Sementara itu, manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk juga meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun sebagai bentuk duka cita mendalam atas bencana di Sumatera.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan penuh pertimbangan agar momen pergantian tahun dapat dijalani secara lebih bermakna, selaras dengan nilai solidaritas dan kebersamaan sebagai satu bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.