APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Pelatihan dan Pendampingan bagi pelaku UMKM di Gedung Kemantren Kotagede, Jogja, Kamis (20/11/2025).
Harianjogja.com, JOGJA— Pelaku UMKM dinilai perlu terus didorong untuk naik kelas, salah satunya melalui penguasaan teknologi. Selain literasi digital, pendampingan dan akses pembiayaan juga menjadi kebutuhan penting agar usaha mereka semakin berkembang.
Rafi Farhan Fahrurrozi dari Titik Balik Academy Jogja mengatakan sebagian besar pelaku UMKM masih minim literasi digital sehingga memerlukan pelatihan berkelanjutan. “Penguasaan digital marketing ini dibutuhkan untuk memperluas pemasaran produk UMKM bahkan hingga mancanegara,” ujarnya di sela Pelatihan dan Pendampingan bagi pelaku UMKM di Gedung Kemantren Kotagede, Jogja, Kamis (20/11/2025).
Pelatihan digelar oleh Rumah BUMN Jogja bekerja sama dengan Pegadaian dan diikuti 35 pelaku UMKM di Kotagede. Selain Rafi, hadir pula pemateri dari Pegadaian Jogja, Uswatun Khasanah, serta Lutgardis Thea dari Rumah BUMN Jogja. “Dengan memanfaatkan digital marketing, produk UMKM akan menyasar pasar pengguna media sosial. Ini peluang yang sangat luas,” lanjut Rafi.
Menurutnya, penjualan produk UMKM melalui pemasaran digital menunjukkan progres positif. Tantangannya kini ada pada kemampuan pelaku UMKM dalam mengemas produk, menjaga kualitas, serta konsisten mempromosikannya. “Kualitas produk UMKM Jogja sebenarnya tidak kalah. Yang perlu ditingkatkan adalah pengemasan, pendampingan, dan akses permodalan,” katanya.
Perwakilan Rumah BUMN Jogja, Lutgardis Thea, menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu beradaptasi dengan perubahan industri. “Tujuannya membantu pelaku UMKM naik kelas. Melalui pelatihan dan pendampingan, kami ingin mendorong mereka memahami manajemen usaha, pemasaran digital, hingga pengembangan produk,” jelasnya.
Kolaborasi Rumah BUMN dan Pegadaian, menurutnya, menjadi langkah strategis untuk memberikan solusi pembiayaan bagi UMKM yang masih terkendala modal. Pelaku UMKM juga diberi pemahaman tentang berbagai layanan keuangan yang dapat mendukung pengembangan usaha. “Kami ingin memperkuat kemampuan usaha sekaligus membuka akses permodalan. Pegadaian punya banyak skema pembiayaan yang ramah UMKM,” ujarnya.
Selain pembiayaan, peserta juga difasilitasi untuk memperluas jejaring bisnis melalui sesi berbagi pengalaman dan kurasi produk. “Rumah BUMN bersama Pegadaian berkomitmen terus memberdayakan UMKM agar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Thea.
Sementara itu, perwakilan Pegadaian Jogja, Uswatun Khasanah, memaparkan berbagai bentuk investasi dan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM. Salah satunya Tabungan Emas, program yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara mudah dan terjangkau.
Selain itu, Pegadaian juga menyediakan layanan Gadai Emas untuk kebutuhan dana cepat. “Dengan Tabungan Emas, masyarakat bisa membeli emas sedikit demi sedikit dan mencetaknya kapan pun. Kalau butuh dana mendadak, emas bisa digadai dengan proses cepat dan aman,” jelasnya.
Uswatun menegaskan bahwa seluruh layanan emas Pegadaian dirancang agar masyarakat dapat berinvestasi secara aman dan fleksibel. “Kami ingin memudahkan. Mau menabung emas sedikit-sedikit bisa, punya emas batangan bisa, dan butuh dana cepat pun bisa. Layanan KUR Pegadaian juga tersedia dengan prosedur yang transparan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
LPPOM mengingatkan Kolesom Jumbo dengan kandungan alkohol 19,7% tergolong khamr jika informasi tersebut benar dan tidak memenuhi ketentuan halal.
Harga oli kendaraan naik pada Juli 2026. Simak daftar terbaru Pertamina Fastron, Enduro, Shell Helix, dan Shell Advance beserta penyebabnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".
Dompet Dhuafa meraih penghargaan Pionir Filantropi Modern & Keadilan Sosial pada JBBA 2026 berkat pengelolaan dana ziswaf yang modern dan transparan.