Banjir Bandang Nepal-Tibet, Kemlu Pantau 45 WNI
Kemlu memantau sekitar 45 WNI di Nepal setelah banjir bandang Nepal-Tibet. Hingga 27 Agustus, belum ada laporan WNI terdampak.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data terbaru tingkat pengangguran dan kemiskinan absolut pada Jumat (25/7/2025) mendatang. Rencana rilis ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan bahwa kedua indikator tersebut mengalami penurunan, mengacu pada data BPS.
“Kami akan rilis Jumat, setelah kami pastikan data yang kami hitung akurat,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/7/2025).
BACA JUGA: Begini Cara Pemkab Menanggulangi Kemiskinan di Sleman
Saat ditanya mengenai kebenaran pernyataan Presiden terkait penurunan angka pengangguran dan kemiskinan absolut, Amalia menegaskan bahwa informasi resmi akan disampaikan dalam publikasi resmi pada akhir pekan ini. “Kita lihat hari Jumat, kami akan rilis kemiskinan,” ucapnya.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa realisasi investasi nasional tahun ini telah mencapai target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, bahkan lebih cepat dari jadwal.
“Saya diberi laporan oleh menteri investasi, investasi Indonesia bulan ini sudah mencapai target yang ditetapkan oleh APBN tahun lalu, APBN 2025. Kita sudah mencapai target bulan Agustus ini, empat bulan sebelum akhir tahun sudah mencapai,” ujar Prabowo dalam pidatonya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025).
Selain itu, Prabowo juga menyampaikan adanya tren positif dalam hal pengurangan tingkat pengangguran dan kemiskinan absolut, berdasarkan laporan dari BPS. “Kepala BPS lapor ke saya, angka pengangguran menurun, angka kemiskinan absolut menurun, ini BPS yang bicara,” pungkas Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemlu memantau sekitar 45 WNI di Nepal setelah banjir bandang Nepal-Tibet. Hingga 27 Agustus, belum ada laporan WNI terdampak.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.
ASN Pemkot Jogja kini bisa mengajukan cuti, termasuk cuti darurat, lewat JSS. Verifikasi hingga persetujuan dilakukan secara elektronik.
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.
Dugaan keracunan MBG di Turi, Sleman, membuat sekitar 70 siswa mendapat penanganan. Biaya rawat inap akan ditanggung BGN atau SPPG.