Ojol Perempuan Jogja Dilatih Bahasa Inggris Gratis, Permudah Layani Wisatawan Asing
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Sejumlah warga mengikuti aksi akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, menyambut baik rancangan kesepakatan gencatan senjata terbaru dengan Israel dan menyatakan kesiapan untuk memulai lagi perundingan.
Sebagaimana dilaporkan media Israel Ynet, Hamas menyatakan respons positifnya terhadap Qatar mengenai rancangan kesepakatan gencatan senjata selama 60 hari serta pembebasan 10 sandera yang masih hidup dan penyerahan 18 jenazah sandera.
Dalam pernyataan yang disiarkan Kamis (3/7) malam, Hamas menjelaskan bahwa pihaknya "telah menyelesaikan konsultasi internal dan konsultasi bersama kelompok Palestina lain terkait proposal terbaru dari mediator untuk menghentikan agresi terhadap rakyat di Gaza".
Hamas juga menyatakan telah "menyampaikan respons positif tersebut terhadap mediator". Laporan Ynet menyebutkan seorang pejabat Israel telah menerima respons Hamas melalui mediator dan kini sedang mempelajari rencana yang diusulkan.
Selain itu, Hamas juga mengungkapkan "kesiapannya untuk segera memulai" babak baru negosiasi terkait mekanisme implementasi kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Pada Rabu (2/7), Hamas menyatakan sedang menggelar konsultasi terkait usulan mediator dalam rangka gencatan senjata di Jalur Gaza.
Gencatan senjata tersebut diharapkan dapat kembali menghentikan serangan Israel terhadap Jalur Gaza yang tak berhenti sejak 18 Maret lalu, ketika kesepakatan gencatan senjata sebelumnya kedaluwarsa.
Israel berdalih bahwa Hamas menolak menyetujui rencana AS untuk memperpanjang gencatan senjata, sehingga mereka melanjutkan serangan ke Gaza.
Pada 30 Juni lalu, Menteri Luar Negeri Mesir Badel Abdelatty menyatakan bahwa pihaknya, bersama mediator lain, berupaya menggolkan gencatan senjata selama 60 hari di Jalur Gaza serta pembebasan sejumlah sandera Israel.
Sementara, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 1 Juli mengeklaim bahwa Israel telah menyetujui syarat-syarat yang diperlukan demi mencapai gencatan senjata 60 hari tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.