Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Tangkapan layar/ Vatikan News
Harianjogja.com, ROMA--Seorang Paus baru, yang merupakan pemimpin ke-267 Gereja Katolik, terpilih pada pemungutan suara keempat dalam dua hari konklaf kepausan yang berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan, Kamis.
Paus baru itu terpilih lebih cepat daripada mendiang Paus Fransiskus, yang pada 2013 terpilih menjadi Paus pada pemungutan suara kelima—juga pada hari kedua konklaf.
Terpilihnya Paus baru ditandai dengan asap putih yang mengepul dari cerobong asap Kapel Sistina sekitar pukul 18.00 waktu setempat (23.00 WIB).
Kemunculan asap putih itu disambut dengan kegembiraan dan perayaan dari sekitar 15.000 umat beriman yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.
Mereka bertepuk tangan dan bersorak-sorai, diiringi bunyi lonceng Santo Petrus yang berdentang, menyambut hadirnya Paus baru bagi dunia.
Pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik sedunia itu akan segera terungkap identitasnya, setelah ia mendapatkan mayoritas dua pertiga suara dari proses voting yang dilakukan 133 kardinal elektor.
Setelah terpilih melalui pemungutan suara yang berlangsung sejak Rabu (7/5), ia akan memilih nama yang akan digunakan selama masa kepausannya.
Kemudian, ia akan masuk ke “Ruang Air Mata” guna mempersiapkan diri untuk sebuah perubahan besar dalam hidupnya.
Di dalam ruangan itu, Paus akan menemukan tiga jubah putih dengan ukuran berbeda, dan mengenakan salah satu yang paling pas untuknya.
Setelah berpakaian, Paus akan duduk di kursi Kapel Sistina, membaca bagian dari Injil Matius tentang tugas seorang Paus yang dianggap sebagai penerus Santo Petrus, dan menerima penghormatan dari para kardinal.
Kemudian, kardinal protodiakon Dominique Mamberti akan muncul di loggia tengah Basilika Santo Petrus dan mengumumkan dalam bahasa Latin “habemus papam” yang berarti “kita memiliki seorang Paus”.
Segera setelah itu, Paus baru akan muncul di loggia dan menyampaikan berkat Urbi et Orbi (berkat untuk Kota Roma dan dunia).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Ansa, Antara
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.