Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Aplikasi PINTAR BI yang menjadi laman resmi penukaran uang untuk Lebaran 2025 terpantau masih eror meski sudah selesai masa pemeliharaan. Bank Indonesia (BI) menyampaikan memang sejak Sabtu (15/3/2025), aplikasi layanan penukaran uang Rupiah (PINTAR) sedang mengalami kendala teknis akibat tingginya akses dan sedang dilakukan penanganan untuk pemulihannya.
“Aplikasi PINTAR [https://pintar.bi.go.id] akan dapat diakses kembali setelah proses pemulihan selesai pada Minggu, 16 Maret 2025, Pukul 11.00 WIB,” tulisnya di akun media sosial X @bank_indonesia, Minggu (16/3/2025).
BACA JUGA : Begini Mekanisme dan Jadwal Penukaran Uang Baru di Jogja dan Sekitarnya
Dilansir JIBI/Bisnis Indonesia, pada Minggu sejak pukul 11.30 hingga pukul 12.00 WIB, laman tersebut tak kunjung dapat diakses. Padahal, hari ini, Minggu (16/3/2205) telah dijadwalkan program penukaran uang yakni Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2025 periode minggu ketiga pukul 09.00 WIB.
Pendaftaran tersebut diperuntukkan untuk penukarang uang periode 17 Maret hingga 21 Maret 2025. Sayangnya, pendaftaran tersebut tidak dapat dilakukan karena laman PINTAR BI masih terkendala masalah teknis. Bank Indonesia (BI) pada tahun ini menyiapkan uang tunai seniali Rp180.9 triliun untuk kebutuhan Lebaran/Idulfitri di 4.000 titik di seluruh Indonesia.
Warganet pun merasa kesal karena masalah tersebut, pendaftaran menjadi tertunda. Sebut saja akun @xoloveydevey yang mengaku tak dapat mengakses laman tersebut sejak Minggu pagi. “Dari jam 9.01 gak bisa bisa, sekalinya bisa, isi data, setelah itu macet lagi trus keluar sendiri dicoba lagi, suruh tunggu jam 11. Dari jam 11.00 sampe sekarang tetep gak bisa,” ujarnya.
BACA JUGA : Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Deteksi Lubang Gigi Hanya dalam Lima Detik
“Dari kemarin sampai hari ini jam 09.00 WIB katanya sedang melakukan pemeliharaan web tapi pas waktunya error juga lagi dan lagi,” tulis @guudmudd. Adapun warganet juga menyarankan agar periode pendaftaran dibuka secara bertahap untuk masing2 wilayah agar tidak mengalami server down.
“Bertahap kali Min, biar gak error terus minimal per kabupaten atau sehari adakan berapa sesi pendaftaran biar nggak rebutan di jam 9 semua, ini udah percobaan terus dari periode I sampe periode ke III dapetnya ERROR nya doang,” ujar @pluviophile690.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Kemenhub mencatat bus terlibat 21.269 kecelakaan sepanjang 2025. Pemerintah mendorong penerapan SMK PAU untuk memperkuat keselamatan.
Menpar Widiyanti kenalkan potensi wisata yacht Indonesia kepada investor asing, dari Raja Ampat hingga pasar yacht yang ditargetkan tumbuh.
HPP gula petani tak berubah sejak 2024. APTRI mengusulkan Rp15.500/kg, tetapi keputusan pemerintah belum terbit saat musim giling 2026 berakhir.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.