Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Ilustrasi siswa makan siang - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 82 juta anak akan menerima program makan bergizi gratis setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.
Kepastian itu diungkapkan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri uji coba makan bergizi gratis untuk 3.000 siswa SD, SMP, SMA di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/9).
"Makan bergizi gratis adalah ikhtiar Pak Prabowo agar anak-anak kita tidak lagi malas, punya IQ yang tinggi, punya semangat belajar, bisa berprestasi," kata Muzani.
Menurut Muzani yang juga Wakil Ketua MPR RI itu, Prabowo dan Gibran sedari awal memang fokus untuk memperbaiki gizi anak-anak sejak dini.
Hal tersebut dilakukan agar Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas guna menyongsong bonus demografi di tahun 2045.
Karenanya, Muzani memastikan program makan siang bergizi ini akan diberlakukan secara merata di seluruh daerah dengan menu makanan yang berkualitas. Tidak hanya berguna untuk anak-anak calon penerus bangsa, Muzani memastikan program makan bergizi gratis ini juga akan berdampak baik pada usaha mikro kecil menengah (UMKM).
BACA JUGA: Tupperware Bangkrut dan Ajukan Pailit, Ini Alasannya
Hal itu karena dalam program tersebut, pihak pemerintah akan menggandeng UMKM untuk memproduksi dan mendistribusikan makan bergizi ke seluruh warga.
"Bisa dorong perekonomian nasional, pasar-pasar bergairah, toko beras, tukang sayur, daging, susu, dan telur semua akan digunakan sebagai bahan baku makan bergizi yang akan dikonsumsi anak-anak kita di seluruh Indonesia," ujarnya.
Oleh karenanya, Muzani berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) mau berkolaborasi untuk membantu pemerintahan Prabowo-Gibran menjalankan program makan bergizi gratis tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.