Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
Ignatius Kingkin Teja Angkasa menjadi narasumber dalam seminar daring Belajar dengan Kecerdasan Buatan, Anak Aktif, Orang Tua Kreatif di Jogja, Sabtu (3/8/2024). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JOGJA—Hadir sejak Mei 2024 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, platform Kidiko hadir sebagai pendamping belajar anak-anak aktif yang didukung peran orang tua yang kreatif.
Kepala Sekolah Kidiko Puri Dian Safitri mengungkapkan Kidiko merupakan platform kecerdasan buatan (AI) yang ditanam di aplikasi obrolan Whatsapp. Ini merupakan pengembangan program Indonesia Terang yang dilakukan PT Tripower Solar Nusantara.
Menggunakan konsep WA grup, (WAG), Kidiko ingin setiap orang bisa menggunakan AI tanpa perlu mengunduh banyak aplikasi. Lewat WAG pula, harapannya bisa lebih banyak menjangkau orang yang memiliki keterbatasan informasi teknologi.
“Kidiko memiliki tingkat keakurasian 80,2 persen dan terus meningkat, setara dengan 90 persen teks yang ditulis manusia. Platform ini juga memiliki kemampuan 14 bahasa daerah di Indonesia yang memungkinkan menjangkau lebih banyak generasi muda yang punya gap komunikasi dengan bahasa Indonesia,” paparnya seusai agenda seminar parenting Belajar dengan Kecerdasan Buatan, Anak Aktif, Orang Tua Kreatif di Jogja, Sabtu (3/8/2024).
Puri meamaparkan Kidiko jadi alat bantu dalam taksonomi Bloom dunia pendidikan. Kidiko akan memperkaya pengalaman setiap siswa, tidak hanya mengingat dan memahami, tapi juga mampu menganalisa bahkan menciptakan solusi atau karya.
Hadir sejak Mei 2024, Kidiko kini telah memfasilitasi lebih dari 40 keluarga di Indonesia melalui paket WA grup privat. Di dalamnya ada mesin AI bernama Dika sebagai teman belajar berbasis AI untuk SD sampai SMP, kemudian Diko untuk SMA sampai kuliah serta Diki untuk kalangan umum.
Narasumber dalam seminar, Ignatius Kingkin Teja Angkasa, menuturkan kecerdasan Buatan yang perkembangannya sangat pesat sejak 2022 menjadi penting dimasukan ke dalam proses pengasuhan orang tua.
Saat ini orang tua dalam mendampingi belajar anak menjadi penting untuk mengetahui tugas-tugas yang bisa didelegasikan kepada AI dalam mendukung proses belajar anak-anak. Dalam taksonomi bloom dunia pendidikan, ada beberapa proses kerangka berpikir yang harus dimiliki seseorang untuk memiliki proses belajar yang kuat.
“Dengan menggabungkan kekuatan AI dan kerangka kerja taksonomi bloom, orang tua dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal, efektif dan menyenangkan bagi anak-anak. AI dapat menjadi tutor pribadi yang selalu siap membantu anak-anak mencapai potensi penuh mereka,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.