Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Petugas dari Tim Inafis memasukan barang bukti hasil penggeledahan di sebuah rumah di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (1/8/2024)./Antara
Harianjogja.com, BATU—Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menyatakan bahwa polisi menemukan sejumlah bahan peledak saat menggeledah rumah terduga teroris di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (1/8/2024).
Dirmanto, di Kota Batu, Jawa Timur, mengatakan polisi juga menemukan barang bukti lain berupa casing atau penutup bom dan sejumlah peralatan termasuk bahan-bahan kimia.
"Beberapa temuan yang bisa kami sampaikan, pertama bahan kimia untuk membuat bahan peledak [handak] di tempat kejadian perkara (TKP) juga ditemukan peralatan pembuatan handak, ketiga ditemukan casing bom," kata Dirmanto di Kota Batu.
Kendati demikian, Dirmanto belum menyebut secara rinci jumlah temuan bahan kimia dan peralatan pembuat bahan peledak tersebut. Ketika ditanya soal penangkapan dan jaringan teroris, dia juga belum memberikan keterangan karena seluruh informasi akan disampaikan oleh Mabes Polri.
"Untuk hal lain, Insyaallah, nanti kalau proses pemeriksaan sudah selesai akan diinformasikan lebih lanjut oleh kepala divisi humas maupun karo penmas," ujarnya.
Kendati demikian, Dirmanto menyatakan bahwa satu dari tiga orang yang ditangkap, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka. "Sesuai yang disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri itu masih satu orang tetapi yang diamankan tiga orang," tuturnya.
BACA JUGA: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Stasiun Solo Balapan
Selain itu, Dirmanto menjelaskan bahwa petugas gabungan yang terdiri dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama Polda Jawa Timur melaksanakan sejumlah proses pascapenangkapan tiga orang terduga teroris di Kota Batu.
Pertama, dia menyatakan bahwa tim penjinak bom sekitar pukul 20.00 WIB sudah melakukan sterilisasi area di tempat kejadian perkara sejak Rabu (31/7/2024).
Kemudian, pada Kamis (1/8/2024) sekitar pukul 07.00 WIB tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan pencarian dan pengumpulan barang bukti. "Selanjutnya inafis dan penyidik melakukan inventarisasi barang bukti di TKP, kemudian mengumpulkan barang bukti yang ada. Setelah itu, pengambilan sidik jari dan DNA untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Dirmanto.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Jawa Timur melakukan penggeledahan di salah satu rumah yang berlokasi di Jalan Hasanudin Gang 26, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis.
Penggeledahan itu dilakukan pasca ditangkapnya terduga teroris pada Rabu malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.