Tambang CV BKS di Kulonprogo Dimediasi, Ini Penjelasan Pemda DIY
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Ilustrasi hujan deras disertai angin./Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan risiko hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (24/5/2024).
Adapun daerah yang memiliki potensi hujan sedang hingga lebat pada hari ini meliputi Aceh, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Maluku, Papua, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan risiko serupa bagi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sumatra Barat. Termasuk juga di Jogja.
BMKG juga menjelaskan, risiko hujan petir diperkirakan turun di Jawa Barat, Kalimantan Barat, Papua Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Untuk mengantisipasi potensi bencana yang bisa terjadu, BMKG juga memberikan peringatan dini akan risiko hujan lebat di Lampung, Jambi, Kalimantan Timur, dan Sumatra Utara.
Sementara itu, Bengkulu diperkirakan hujan ringan hingga lebat, dan angin kencang menerpa Nusa Tenggara Timur.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut bahwa Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) memberikan dampak positif di tengah laju perubahan iklim. Hal tersebut disampaikan Dwikorita pada saat pertemuan Bilateral dengan Menteri Agrikultur, Sumber Daya Hidraulik, dan Perikanan Tunisia Abdelmonaam Belaati pada momen World Water Forum 2024 di Bali.
"Seiring intensitas cuaca ekstrem yang tinggi, memang negara kita banyak menderita akibat bencana dan itulah mengapa TMC menjadi salah satu pendekatan mitigasi yang bisa dilakukan pada saat kita terancam," kata dia.
Ia mengemukakan, TMC dapat dilakukan untuk memitigasi bencana seperti cuaca ekstrem yang disebabkan oleh perubahan iklim, misalnya cuaca esktrem yang disebabkan oleh fenomena El Nino pada 2015, 2016, dan 2019, di mana banyak wilayah yang mengalami kekeringan dan kebakaran hutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.