400.000 Data Antrean Haji Diverifikasi, Masa Tunggu Bisa Dipangkas
Kemenhaj verifikasi ulang 400.000 data antrean haji yang berpotensi mengurangi daftar tunggu dan memangkas waktu keberangkatan.
KRL Jogja-Solo. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah untuk melakukan elektrifikasi pada layanan kereta api perkotaan melalui pengoperasian KRL. Selain Jogja dan Solo di beberapa wilayah layak dibangun KRL untuk mendorong mobilitas masyarakat.
Ketua Umum MTI Tory Damantoro menyebut, beberapa daerah yang layak mendapatkan elektrifikasi lintasan kereta api adalah di Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Dia menilai, elektrifikasi tersebut perlu dilakukan guna meningkatkan frekuensi perjalanan serta pelayanan angkutan perkeretaapian di daerah tersebut.
BACA JUGA: Jadwal Penyesuaian KRL Jogja Solo dan KRL Solo Jogja, Berlaku 21-31 Desember
Elektrifikasi layanan kereta api ini juga akan mengulangi kesuksesan saat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan hal serupa pada lintasan KRL Yogya-Solo. “Jaringan lintasan rel yang telah dielektrifikasi ini dapat memaksimalkan pergerakan masyarakat di perkotaan. Kami mendorong Kemenhub untuk melakukan elektifikasi layanan KA di daerah seperti Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan,” jelas Tory, dikutip Kamis (28/12/2023).
Adapun, mengutip dari laman resmi Pemerintah Kota Bandung, bandung.go.id, kereta api diesel yang saat ini menjadi transportasi publik rute Padalarang - Bandung - Cicalengka akan dikonversi menjadi KRL mulai 2024.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Dadang Darmawan menjelaskan proses konversi tahap pertama diberlakukan untuk Padalarang - Bandung. Selanjutnya, tahap kedua akan diberlakukan untuk lintasan Bandung - Cicalengka.
“Secara bertahap, feeder yang awalnya kereta diesel, akan diganti jadi kereta listrik,” ucap Dadang dikutip dari laman bandung.go.id.
Dia menambahkan, konversi KRD menjadi KRL ini juga masuk sebagai salah satu feeder Kereta Cepat WHOOSH yang beroperasi di wilayah Bandung Raya.
BACA JUGA: Selama Arus Mudik Natal 55 Ribu Kendaraan Lewati Jalan Tol Jogja-Solo
Sementara itu, berdasarkan data dari KAI Commuter, layanan KRL Yogya-Solo tercatat telah mengangkut sebanyak 2.901.390 orang pada periode Januari-Juni 2023. Rata-rata pengguna layanan ini adalah sebanyak 13.760 orang pada weekday dan 15.983 orang pada weekend
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kemenhaj verifikasi ulang 400.000 data antrean haji yang berpotensi mengurangi daftar tunggu dan memangkas waktu keberangkatan.
Sebanyak 290 pekerja di Bantul terkena PHK hingga September 2026. Disnakertrans menyiapkan pendampingan dan perluasan kesempatan kerja.
Diseminasi Doktor UKDW mendorong inovasi lintas ilmu melalui beragam penelitian di bidang kesehatan, lingkungan, bisnis, teknologi, dan desain untuk pembangunan
Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta petugas meningkatkan kesiapsiagaan drainase, irigasi, dan infrastruktur air menghadapi musim hujan.
PSI Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. FIA menyebut balapan tetap diperkirakan berjalan, tetapi hiburan bisa dibatasi.
Claude Haiku 5.5 resmi dirilis dengan harga mulai Rp1.791 per 1 juta token dan dirancang untuk pekerjaan AI berulang dalam volume besar.