Soal Penghargaan kepada Jokowi, Rocky Gerung Minta PDIP Tiru BEM UGM

Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari Senin, 18 Desember 2023 08:47 WIB
Soal Penghargaan kepada Jokowi, Rocky Gerung Minta PDIP Tiru BEM UGM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Rocky Gerung menyarankan agar PDIP meniru BEM UGM dengan menobatkan Jokowi jadi kader paling memalukan.

Saran ini disampaikan oleh Rocky Gerung saat mengomentari pernyataan yang disampaikan Todung Mulya Lubis soal pelanggaran dan kecurangan Pemilu.

Seperti diketahui, Deputi Bidang Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar- Mahfud Md, Todung Mulya Lubis, menceritakan barbagai pelanggaran di pemilihan presiden atau Pilpres 2024 ini lebih buruk.

Dia membandingkan situasi ini dengan Pemilu 1999 yang hampir tidak ada problem seperti dihadapi saat ini.

BACA JUGA: Selain Menjual Kopi Keliling, Terduga Teroris di Tangerang Dikenal Dermawan

"Hampir tidak ada pelanggaran, tidak ada manipulasi dalam Pemilu 1999. Itu Pemilu pertama setelah Orde Baru," kata Todung dalam keterangan pers di Sekretariat TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Desember 2023.

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung mengatakan bahwa Jokowi juga turut andil dalam kecurangan tersebut. Sebab bagaimanapun, dia adalah bagian dari pemilu.

"Selama kepemimpinan Jokowi, ketidakjujuran Pemilu itu berlangsung terus. Sekarang juga sama. Karena apa, ya karena ini kan efek rezimentasi yang dibuat oleh Jokowi. Dan keinginan Jokowi untuk meneruskan kekuasaan itu pasti pemilu tidak jujur," kata Rocky Gerung dilansir dari unggahan YouTubenya.

"Demikian juga menghalangi Prabowo di tahun 2019 juga menghadirkan ketidakjujuran," ia menambahkan.

Filsuf dan akademisi tersebut mengatakan jika narasi kecurangan pemilu ini datang dari Todung, maka Todung sebagai bagian dari PDIP perlu bilang kepada Megawati tentang apa yang harus dilakukan partai kepada Jokowi.

"Kalau PDIP Perjuangan menganggap ini curang melalui mulutnya Todung, Todung harus bilang kepada Megawati, kita batalkan Pemilu ini atau kita ganggu dong supaya tidak curang."

"Gimana caranya? ya siapa yang membuat ini curang? ya Jokowi, Jokowi siapa? masih memegang kartu PDIP. Gimana caranya biar dia nggak curang? ya pecat dia dari PDIP. Supaya dia tahu jika dia tak punya hak lagi meminta legitimasi dari partai," ujar Rocky.

BACA JUGA: Aturan Diskon Pajak PBB hingga 100 Persen Dirilis, Berlaku Tahun 2024

Lebih lanjut, Rocky Gerung memberikan saran kepada PDIP untuk memasang baliho besar seperti yang dilakukan BEM UGM. Akan tetapi, narasi dalam baliho tersebut adalah "Joko Widodo kader PDIP paling memalukan".

"Ya seharusnya PDIP itu ikuti saja apa yang dilakukan BEM UGM, di depan kantor PDIP, pasang baliho gede-gede dan tulis, Joko Widodo kader PDIP paling memalukan," kata Rocky Gerung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online