Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI - ist/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Erick Thohir mengisyaratkan jika PSSI akan menaturalisasi dua pemain keturunan Belanda yaitu Thom Haye dan Maarten Paes agar dapat memperkuat Timnas Indonesia.
Dilansir dari unggahan instagram Erick Thohir @erickthohir, Sabtu sekitar pukul 09.00 WIB, Erick mengatakan pihaknya masih menunggu kelanjutan dari Thom Haye serta Maarten Paes.
"Lalu kita juga masih menunggu Thom Haye, dia defensive midfielder, dia juga sepertinya ingin (dinaturalisasi) sama Maareten Paes, goal kiper utama di FC Dallas, Major League Soccer," ujar Erick pada unggahan tersebut.
"Kita tunggu lah, kita lihat. Jangan kesusu, yang penting semua yang percaya buat bangun Tim Nasional ayo," sambungnya.
Menteri BUMN itu menambahkan jika PSSI sangat terbuka kepada siapapun yang memiliki darah Indonesia dan ingin membela Tim Garuda.
"Siapapun yang mempunyai darah Indonesia yang ingin memperkuat, mengibarkan bendera merah putih, memperkuat Tim Nasional kita harus buka sebanyak-banyaknya," ungkap Erick.
BACA JUGA: PSSI Bentuk Timnas, Jay Idzes & Nathan Tjoe-A-On Jadi WNI
Jika nantinya kedua pemain dapat dinaturalisasi, tentu ini akan menambah kekuatan Skuad Garuda setelah sebelumnya telah menaturalisasi beberapa pemain yang memiliki darah Indonesia.
Ketika PSSI masih dipimpin oleh Mochammad Iriawan, tercatat ada tiga pemain keturunan yang dinaturalisasi yaitu Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama.
Paling terbaru, PSSI baru saja merampungkan proses naturalisasi dari bek muda asal Klub Liga Premier Inggris Wolverhampton Wanderers Justin Hubner.
Selain itu, proses kepindahan federasi Hubner di FIFA dari KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda) ke PSSI juga sudah rampung sehingga ia bisa membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.