Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Ki-Ka : Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Andi Ritamariani, Ketua TP PKK Gunung Kidul, Hj. Diah Sunaryanta, GKR Bendara, Kepala Dinas P3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi. (IST)
JOGJA—Pemerintah Daerah dan DP3AP2 dengan Badan Pimpinan Daerah Asosiasi Kelompok Usaha Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Akseptor (UPPKA) atau yang biasa disingkat sebagai BPD AKU DIY mengadakan kegiatan terkait Pemberdayaan Perempuan Istimewa yang dilaksanakan dalam Ekspo Generasi Keluarga Istimewa pada 18-19 November 2023 di Kabupaten Gunungkidul, yang didukung oleh Paniradya Kaistimewan.
Kepala Dinas P3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi mengatakan stunting merupakan salah satu isu prioritas nasional. Pemerintah menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan agar tercipta generasi yang tumbuh dengan sehat. "Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam percepatan penurunan stunting. DP3AP2 bergerak dengan program-program dalam upaya penurunan stunting dan upaya-upaya dalam mendukung produktifitas usaha perempuan terutama skala rumah tangga guna mendorong pemberdayaan ekonomi." kata Erlina.
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Andi Ritamariani menyebutkan sebagai bagian dalam upaya mempercepat penurunan stunting di DIY, sejak tahun 2022, telah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di semua tingkatan wilayah. “Tim Pendamping Keluarga menjadi ujung tombak di lapangan yang memiliki salah satu tugasnya adalah memastikan memberikan pendampingan kepada keluarga risiko stunting. Di antaranya yaitu calon pengantin, ibu hamil, kemudian adalah ibu yang memiliki baduta,” terang Andi.
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara selaku Ketua BPD AKU DIY menegaskan kasus Stunting adalah permasalahan serius dan harus diupayakan penanganannya oleh semua pihak. Selain masalah Stunting, BPD AKU juga mendorong peningkatan usaha ekonomi di masyarakat dengan mendorong tumbuhnya usaha ekonomi keluarga agar memiliki keberdayaan ekonomi yang kuat dan mandiri secara ekonomi untuk mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
"Melalui kegiatan Gerakan Keluarga Istimewa, harapannya perempuan bisa membuktikan bahwa dirinya berdaya atau tangguh dengan jerih payah berusaha membantu perekonomian keluarga tanpa mengabaikan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu ataupun seorang istri." kata GKR Bendara.
Dalam kegiatan Ekspo Keluarga Istimewa, diselenggarakan Bazar UPPKA Gunungkidul, juga ada Talkshow Peran Keluarga Dalam Pencegahan Stunting dengan narasumber Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Andi Ritamariani, Kepala Dinas P3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi dan Ahli Gizi, Arinto Hadi. Kegiatan lainnya, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada Ibu hamil dan keluarga risiko stunting yang hadir oleh Biddokkes Polda DIY. Pada hari kedua selain Ekspo UPPKA juga dilaksanakan acara Funwalk Generasi Keluarga Istimewa yang diikuti 200 peserta yang dari kader KB dan Kelompok UPPKA Wonosari dan pembagian doorprize bagi peserta yang beruntung.
Dalam kegiatan ini, turut diberikan Infantometer atau alat ukur panjang bayi Donasi dari PT Jayamas Medica Industri-OneMed, diserahkan oleh Ketua BPD AKU, GKR Bendara kepada ketua TP PKK Gunung Kidul, Hj. Diah Sunaryanta. Serta penyerahan beras fortifikasi donasi dari perusahaan Abhati Group dan bantuan paket sembako minyak dan telur dari Paragon Technology and Innovation kepada Ibu hamil dan anak guna atasi kasus gizi buruk dan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.