Surat Cinta Bung Karno untuk Ratna Sari Dewi Ungkap Fakta soal Gerakan 30 September

Newswire
Newswire Jum'at, 17 November 2023 22:07 WIB
Surat Cinta Bung Karno untuk Ratna Sari Dewi Ungkap Fakta soal Gerakan 30 September

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto (dok. ANRI)

Harianjogja.com, DENPASAR—Surat cinta Presiden Pertama RI, Soekarno atau biasa disapa dengan Bung Karno kepada istri keenamnya, Ratna Sari Dewi mengungakapkan fakta mengenai Gerakan 30 September (G30S). Surat cinta ini disimpan Ratna Sari Dewi dan kini tengah dikumpulkan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“(Arsip) sudah di Indonesia tetapi aslinya masih di sana (Jepang). Nanti pelan-pelan kami akan bawa juga aslinya,” kata Kepala ANRI Imam Gunarto di sela Agenda Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Denpasar, Bali, Jumat (17/11/2023).

Baca Juga: Kisah 9 Istri Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang menyusun sebagian arsip yang sudah dibawa ke Tanah Air dari kediaman Ratna Sari Dewi di Tokyo pada pekan lalu.

Menurut dia, arsip tersebut tergolong baru dibuka yang selama ini disimpan rapi oleh istri Sang Proklamator RI Soekarno.

ANRI, lanjut dia,  sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Jepang untuk memantau dan melanjutkan arsip bersejarah itu.

“Selama ini kan disimpan terus oleh Ibu Dewi, belum dibuka (publik) dan itu ada 300 lebih arsip di sana (kediaman Ratna Sari Dewi di Tokyo),” katanya.

Baca Juga: Berusia 79 Tahun, Mantan Istri Soekarno Kini Jadi Youtuber di Jepang

Sementara itu, Menpan RB Abdullah Azwar Anas dalam kesempatan yang sama mengungkapkan Surat Cinta Bung Karno kepada Ratna Sari Dewi itu tertanggal 1-10 Oktober 1965.

Ia mengungkapkan ada sejarah baru belum diungkapkan kepada publik yang tertulis melalui Surat Cinta Bung Karno yang dikirimkan kepada Ratna Sari Dewi.

“Dari curahan hati paling dalam Bung Karno. Bung Karno merasa tidak tahu sama sekali dengan Peristiwa G30S. Itu dari kami baca suratnya, ini fresh ini,” katanya.

Ia mengungkapkan surat itu merupakan terbaru yang dikumpulkan ANRI dan baru ditemukan dari Tokyo.

Baca Juga: Soal G30S/PKI, Sejarawan UGM: Masyarakat Sudah Cerdas

“Dalam surat itu, tidak boleh dipegang, hanya boleh dibaca, salah satunya dari hati paling dalam Bung Karno menyatakan tidak tahu menahu tentang G30S, 'saya tidak tahu tiba-tiba diajak ke sekitar Lubang Buaya terus digeser ke mana'. Seolah-olah memberi kesan beliau terlibat,” katanya mengutip petikan isi Surat Bung Karno kepada Ratna Sari Dewi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online