Indonesia Akan Impor Gandum dari AS Senilai Rp20,2 Triliun untuk 5 Tahun
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Pedagang beras di Pasar Beringharjo menimbang berasnya, Jumat (8/9/2023)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebagian besar harga komoditas pangan mengalami kenaikan rata-rata secara nasional pada hari ini, Senin (18/9/2023). Pangan yang harganya melonjak yakni beras, bawang, cabai rawit merah, daging ayam, telur ayam, hingga minyak goreng.
Berdasarkan panel harga pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Senin (18/9/2023) rata-rata harga beras medium mengalami lonjakan 0,78 persen menjadi Rp13.000 per kg. Harga beras medium semakin menjauhi harga ecerean tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dalam Perbadan No. 7/2023 sebesar Rp10.900 - Rp11.800 per kg.
Tak hanya itu, beras premium pun mengalami lonjakan menjadi Rp14.740 per kg atau naik 1,45 persen dari pekan lalu. Komodistas lainnya yakni bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan masing-masing 4,89 persen dan 2,63 persen.
Adapun, rata-rata harga bawang merah hari ini yakni Rp24.870 per kg dan harga bawang putih sebesar Rp37.900 per kg. Tren laju lonjakan harga juga diikuti oleh komoditas cabai rawit merah yang naik 3,21 persen menjadi Rp35.650 per kg.
Sementara itu, cabai merah keriting mengalami penurunan sebesar 3,06 persen menjadi Rp36.060 per kg. Bahan pangan lainnya yang mengalami penurunan yakni daging sapi murni, di mana rata-rata harga nasional turun 1,46 persen menjadi Rp133.030 per kg.
Di sisi lain, harga pangan daging ayam ras mengalami kenaikan sebesar 1,95 persen atau menjadi Rp35.550 per kg. Begitu pun dengan harga telur ayam ras yang melonjak hingga 2,76 persen menjadi Rp29.410 per kg.
BACA JUGA: Harga Sembako di Asia Tertinggi sejak 2008, Beras Jadi Biang Keladi
Lebih lanjut, komoditas yang juga melonjak signifikan yaitu harga gula konsumsi dengan kenaikan sebesar 2,88 persen menjadi Rp15.340 per kg. Selanjutnya, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 1,32 persen menjadi Rp17.700 per liter.
Hal yang sama juga terjadi pada harga minyak goreng curah yang naik 2,13 persen menjadi Rp14.880 per liter. Sementara itu, komoditas pangan lainnya seperti tepung terigu curah, jagung peternah dan kedelai biji kering ikut mengalami kenaikan masing-masing 2,74 persen, 3,27 persen, dan 2,86 persen.
Harga tepung terigu curah Rp11.250 per kg, jagung peternah Rp6.940 per kg dan harga kedelai biji kering Rp13.310 per kg. Selain itu, tepung terigu kemasan (non-curah) mengalami kenaikan harga sebesar 1,83 persen menjadi Rp13.900 per kg.
Harga pangan ikan pada awal pekan ini juga melonjak. Adapun harga ikan kembung naik 0,62 persen menjadi Rp38.940 per kg, harga ikan tongkol naik 0,61 persen atau Rp34.900 per kg, dan ikan bandeng naik 0,58 persen menjadi Rp34.410 per kg.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.