DPRD Sleman Pelajari Pola Kemitraan Media di Surabaya
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Ilustrasi/Ist
Asal Usul Printer Infus, Berawal Dari Kreatifnya Orang Indonesia
Sebelum adanya printer ink tank, banyak orang di Indonesia yang memanfaatkan printer inkjet di rumah untuk menghemat tinta, salah satunya dengan memodifikasi menjadi printer infus.
Printer infus yang dimodifikasi ala Do It Yourself sebenarnya berasal dari printer inkjet, tujuannya supaya bisa menggunakan tinta lebih efisien. Caranya, mereka membuat sendiri wadah infus untuk menampung tinta dan menyuntikkannya ke dalam cartridge. Namun, meskipun trik ini bisa menghemat tinta, ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah justru memperpendek usia cartridge karena tidak terkendali dengan baik proses penambahan tinta.
Perbedaan Printer Inkjet, Infus dan Ink Tank
Maksud Hati Ingin Menghemat Ongkos, Tapi…
Hati-hati, printer infus buatan sendiri yang tidak resmi dari produsen justru memperburuk usia nozzle dan cartridge karena biasanya terdapat tambahan bahan kimia yang tidak berkualitas yang dapat merusak nozzle dan cartridge. Bahan kimia ini dapat membuat nozzle tersumbat atau merusak kualitas tinta.
Selain itu, bahan kimia ini juga dapat membuat perangkat menjadi rusak lebih cepat, sehingga memperpendek usia pakai nozzle dan cartridge. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan tinta original dari produsen printer agar bisa memastikan kualitas dan keandalan printer.
Imbasnya, Cartridge Bisa Rusak dan Malah Boros
Kalau cartridge jadi sering rusak akibat pemakaian yang tidak sesuai dengan fungsi yang semestinya, atau karena menggunakan produk tidak resmi, maka hal tersebut bisa berdampak negatif. Dampak yang paling utama adalah memperpendek usia cartridge dan nozzle sehingga membuat kamu harus sering menggantinya, yang tentunya akan membuat pengeluaran menjadi lebih tinggi.
Selain itu, risiko kegagalan saat mencetak juga lebih besar. Dalam beberapa kasus, kerusakan pada nozzle bahkan dapat menyebabkan hasil cetakan tidak bagus dan tidak teratur. Oleh karena itu, selalu gunakan cartridge dan tinta yang resmi dan sesuai dengan merk dan tipe printermu untuk menjaga kualitas hasil cetakan dan memperpanjang usia printer.
Kalau kamu mau printer infus-mu tetap awet dan berkualitas, lebih baik pilih yang resmi dari pabrikan. Jangan pakai yang buatan sendiri karena kualitasnya belum tentu terjamin.
Alih-alih tetap memakai printer infus buatan sendiri, dengan memilih printer infus resmi, kamu bisa memastikan kualitas cetakan dan usia nozzle serta cartridge yang lebih lama. Pasalnya, tentu produsen printer sudah mengukur dan memproduksi mesin yang memang sudah terjamin fungsi dan keawetannya:
Nah, itu dia asal-usul bagaimana bisa muncul printer infus atau printer ink tank yang sekarang sudah bisa kamu lihat di pasaran. Dengan semakin terjangkaunya harga printer ink tank, tidak ada alasan lagi untuk tidak beralih ke printer infus resmi yang diproduksi oleh pabrikan dan menikmati hasil cetak berkualitas tinggi tanpa perlu khawatir soal biaya tinta. Kamu tetap bisa menghemat tinta seperti biasa. Pssst, bocoran tambahan, printer ink tank seri PIXMA dari Canon sudah dilengkapi dengan tangki tinta yang akan menutup ketika pengisian sudah terdeteksi penuh, lho. Proses refill pun jadi tidak akan berantakan karena tinta yang bocor ke mana-mana, deh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.