Cara Daftar Paket C 2026, Ini Syarat dan Tahapannya
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja, JAKARTA—Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo diminta proaktif mengusut transaksi janggal pencucian uang Rp349 triliun yang diungkap Menko Polhukam Mahfud MD.
Hal itu dilontarkan Peneliti ASA Indonesia Institute Reza Indragiri Amriel yang juga menyebut Polri masih perlu terus memperbanyak portofolio nya berupa penindakan kasus-kasus rasuah. Setidaknya untuk meyakinkan publik bahwa Polri tidak kalah dengan Kejaksaan Agung.
"Andaikan Kapolri Listyo Sigit tampil ke muka dalam memburu siapa pun yang tersangkut Rp349 triliun, ini bisa menjadi penawar atas rasa masygul masyarakat akibat sekian kasus dan gejolak yang disebabkan oleh ulah oknum Polri," kata Reza dalam tertulis seperti dikutip dari Antara, Sabtu (8/4/2023).
Reza menyoroti berita tentang aksi walk out anggota Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat Brigjen Pol Endar Priantoro bertemu Firli Bahuri.
Ia mengatakan aksi tersebut laksana Cicak vs Buay jilid kesekian. Tetapi pokok dari pertentangan antara Polri dan KPK (dalam kasus Endar Priantoro) ini perlu dicermati secara seksama.
"Idealnya, harapan saya, walk out-nya anggota Polri itu merupakan wujud keteguhan sikap dalam pemberantasan korupsi, bukan sebatas menyalanya jiwa korsa akibat adanya personel Polri yang diusik oleh pihak non-Polri," ujarnya.
Reza menyatakan bila aksi tersebut karena wujud keteguhan dalam pemberantasan korupsi, Polri layak didukung. Karena, gesekan antar dua lembaga hingga beberapa segi bisa berdampak terhadap kekompakan dalam kerja-kerja penegakan hukum.
Namun, kalau walk out itu lebih dilatari oleh solidaritas sesama baju cokelat (seragam Polri), maka itu peristiwa yang tidak tergolong luar biasa.
"Jiwa korsa memang lazim terpantik manakala ada pihak luar organisasi yang dinilai coba-coba mengganggu sesama anggota organisasi," ujarnya.
Reza memberi dukungan kepada Polri dalam hal pemberantasan korupsi, karena banyak kalangan menilai KPK kehilangan independensi, profesionalitas, dan integritasnya. (Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Empat shio dipandang punya prospek keberuntungan menarik pada 2027, Tahun Kambing Api. Simak daftar shio dan peruntungannya.
Colliers Indonesia menilai Gen Z sulit menembus KPR bukan sekadar karena gaya hidup, tetapi terkendala affordability dan bankability.
Komisi IV DPRD Kulonprogo mengintensifkan pengawasan revitalisasi sekolah untuk memastikan bangunan aman, layak, dan berkualitas.
Stefan Ashkovski mengalami cedera ringan dan berlatih terpisah jelang PSS Sleman menghadapi PSM Makassar akhir pekan nanti.
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.