Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, BOYOLALI—Sebanyak 202 makam di Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali terdampak proyek Tol Jogja-Solo segera dipindah sebelum Lebaran. Para ahli waris dari ratusan makam tersebut memperoleh uang ganti rugi (UGR) dengan total sekitar Rp1 miliar.
BACA JUGA: 4 Kilometer Jalan Tol Jogja Solo Sudah Dibeton
Penyerahan UGR kepada para ahli waris berlangsung di Balai Desa Kateguhan Jumat (31/3/2023) sore. Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Jogja-Solo, Widodo Budi Kusumo, merinci pembayaran UGR senilai Rp1.037.250.000.
“Jadi kami di sini menyelesaikan pembayaran pemindahan makam, ada 202 makam yang nantinya akan kami pindahkan sebelum Lebaran ini,” ujarnya.
Masing-masing ahli waris menerima UGR sebesar Rp4 juta-Rp6 juta untuk setiap makam. Perbedaan UGR, jelas Widodo, tergantung bangunan kijing makam yang berbeda-beda seperti dari keramik dan sebagainya.
Ia juga mengungkapkan perpindahan lahan juga telah diurus dari Pemerintah Desa (Pemdes) Kateguhan.
“Dari desa ada panitia yang akan dipercaya untuk proses pemindahan. Alhamdulillah, dari 202 ahli waris makam support pelaksanaannya,” jelasnya.
Ia menjelaskan dari masing-masing ahli waris mendapatkan UGR akan disisihkan Rp1,2 juta untuk pemindahan makam.
“Seandainya dari panitia ada kekurangan [biaya pemindahan], nanti dibantu dari PT Adhi Karya,” kata dia.
Kepala Desa (Kades) Kateguhan, Mulyo Handoyo, membenarkan jika ahli waris makam sepakat untuk menyisihkan Rp1,2 juta untuk biaya relokasi makam.
Ia mengatakan untuk pemindahan makam, warga menyewa jasa dari tim pemindahan makam dari Semarang dengan biaya Rp2 juta.
“Nah, itu dari warga Rp1,2 juta per nisan. Itu perkiraan untuk selamatan, beli kain kafan, dan lain-lain. Nanti Rp800.000 dari PT Adhi Karya,” jelasnya.
Handoyo mengatakan Pemdes Kateguhan telah menyiapkan tanah kas desa sebagai pengganti area makam. Proses ahli fungsi dan perizinan juga telah selesai.
Ia mengungkapkan area makam yang baru memiliki luas hampir 2.000 meter persegi. Lebih luas dari pemakaman sekarang yang hanya berkisar 1.000 meter persegi.
“Hampir lima tahun lebih warga sudah tidak memakamkan di situ karena ada informasi proyek strategis nasional jalan tol. Kemudian saya anjurkan tidak dimakamkan di situ,” jelasnya.
Warga kemudian memakamkan di makam-makam dukuh lain seperti di Dukuh Kateguhan, Dukuh Mojosawit, dan lain-lain.
Handoyo menginformasikan proses pemindahan makam akan dilaksanakan pada Senin (4/4/2023). Namun sebelumnya, pada Sabtu (1/4/2023), PT Adhi Karya akan melaksanakan pembersihan di lokasi makam yang baru dan akan ada pengecekan dari tim relokasi makam, Minggu (3/4/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.