Gaji PPPK Terancam, Kemenkeu Salurkan Rp20,5 Triliun
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan) bersama calon presiden yang diusung Nasdem pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 Anies Baswedan (kiri) saat Deklarasi Calon Presiden Republik Indonesia Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai NasDem resmi mengusung Anies Baswedan maju jadi capres untuk Pemilu 2024./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Anies Baswedan memiliki tugas berat untuk membangun komunikasi politik di tengah ketidakpastian koalisi yang akan mengusungnya di Pilpres 2024 nanti.
Apalagi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tak bisa menjamin bakal calon presiden (capres) partainya, Anies Baswedan.
Surya menuturkan bahwa NasDem seorang diri belum bisa mengantarkan Anies mengikuti ajang pilpres 2024, sebab partainya belum mengantongi syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.
“Mana bisa kita jamin, ini kan baru calon nominasi dari NasDem. Dibutuhkan tambahan portofolio yang memungkinkan untuk persyaratan itu terjadi. Kalian tahu itu NasDem hanya 10,3 persen [kursi di DPR],” jelas Surya kepada awak media di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Untuk diketahui, presidential threshold diatur dalam Pasal 222 UU No. 7/2017 (UU Pemilu). Dalam aturan itu disebutkan bahwa hanya partai atau gabungan partai yang memperoleh setidaknya 20 persen jumlah kursi di DPR yang dapat mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden (cawapres).
Oleh sebab itu, Surya menjelaskan saat ini NasDem terus menjalin komunikasi ke Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Jika ketiga partai partai politik tersebut membentuk koalisi maka mereka memiliki 28,35 persen kursi di DPR, sehingga memenuhi syarat presidential threshold.
BACA JUGA: Gedung Sekolah Ambruk yang Tewaskan Siswa di Gunungkidul Dibangun Tak Sesuai Prosedur
“Persyaratan kita 20 persen ya kurang kita, diperlukan kawan. Nah selama ini sudah terjadi hubungan komunikasi dengan kawan kita dari Demokrat dan PKS,” ujarnya.
NasDem, jelas Surya, sudah jelas posisinya untuk mengusung Anies sebagai capres. Sedangkan untuk cawapres, NasDem menyerahkannya ke Anies.
Di sisi lain, NasDem masih melakukan pembicaraan terkait semua kemungkinan dengan Demokrat dan PKS.
“Ini barangkali masing-masing sedang melihat, dengan masalah dan problematiknya masing-masing, evaluasi diri masing-masing, strategi masing-masing,” ungkap Surya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.