BLT Kesra Rp900 Ribu Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SALATIGA — Aparat Satreskrim Polres Salatiga meringkus komplotan penipu bermodus penukaran mata uang asing. Empat pelaku penipuan diringkus di Kota Semarang, di mana satu di antaranya seorang perempuan.
Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana, mengatakan komplotan penipu itu beraksi di wilayah Salatiga, Selasa (6/9/2022) pukul 14.30 WIB.
“Komplotan ini mengincar nasabah bank yang baru keluar dari bank. Menjanjikan imbalan dengan uang yang dimiliki nasabah ditukar uang asing,” ujar Kapolres Salatiga saat menggelar jumpa pers di Mapolres Salatiga, Jumat (9/9/2022).
Aksi penipuan bermodus penukaran mata uang asing ini terungkap berkat laporan seorang korban, Revlusi Panzimatni, yang berprofesi sebagai guru di Salatiga. Kala itu, korban yang baru keluar dari sebuah bank didatangi seorang pelaku bernama Irwan Sukma yang berpura-pura sebagai warga negara Brunei Darussalam.
Pelaku meminta tolong kepada korban untuk menukarkan uang dolar Singapura. Setelah itu, pelaku lain bernama Aldila Aprilian alias Reva yang berpura-pura untuk membantu rekannya menukarkan mata uang asing.
Di saat ketiganya sedang terlibat obrolan serius, tiba-tiba datang dua pelaku lainnya yang berpura-pura sebagai pegawai Bank BRI dan sopirnya. Kedatangan dua pelaku penipuan itu pun membuat korban semakin yakin. Terlebih setelah pelaku bernama Aldila menukarkan amplop yang dibilang berisi Rp90 juta kepada pelaku Irwan Sukma yang mengaku sebagai warga Brunei.
“Rp90 juta yang dibungkus amplop itu ternyata isinya biskuit. Tapi, korban tidak tahu dan tertarik menukarkan uangnya menjadi dolar Singapura,” ujar Indra.
Alhasil, korban pun mengambil uangnya dua kali Rp13 juta dan Rp11 juta. Komplotan penipu itu kemudian mengajak korban menukarkan uang di sebuah toko di Jalan Jenderal Sudirman. Meski demikian, setelah uang diberikan, komplotan penipu itu tak menghilang. Merasa tertipu, korban akhirnya melapor ke polisi.
Kapolres Salatiga mengatakan komplotan penipu bermodus penukaran mata uang asing itu ditangkap di Kota Semarang, sehari setelah kejadian atau Rabu (7/9/2022). Indra menyebut komplotan penipu itu tak hanya beraksi di Salatiga, tapi juga sejumlah tempat.
“Kami lakukan pengembangan, ternyata pelaku ini tidak hanya beraksi di Salatiga tapi juga di Kaliwungu, Kendal,” ungkap Indra.
Atas kejadian ini keempat tersangka dikenakan pasal 378 KUHP jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak tergiur imbalan oleh orang tidak di kenal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Kesra tahap 3 Rp900.000 belum masuk rekening? Simak penyebab, syarat pencairan, dan cara cek status penerima melalui Cek Bansos.
Indonesia naik ke peringkat 14 klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.
Rumah Angelina Jolie di Los Angeles terjual US$24,75 juta setelah ditawarkan hampir US$30 juta. Properti ini pernah dimiliki Cecil B. DeMille.
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.