Harga Barang Diprediksi Naik Akhir 2026, Ini Penyebabnya
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun atau 20 persen dari belanja negara dalam RAPBN 2023./Antara-Galih Pradipta
Harianjogja.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun. Jumlah ini setara dengan 20 persen dari belanja negara dalam RAPBN 2023.
"Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas SDM, disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun," katanya saat menyampaikan Pidato Presiden Republik Indonesia Pengantar RAPBN 2023 dan Nota Keuangannya di Jakarta, Selasa (16/8/2022).
BACA JUGA: Waduh...Kualitas Air di DIY Tak Sesuai Standar, Paling Parah di Kota Jogja
Jokowi menambahkan, pemerintah harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Untuk itu, Kepala Negara menilai Indonesia harus menyiapkan sumber daya manusia yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global dengan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia, dan menjaga jati diri budaya bangsa.
Adapun, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ditekankan pada lima hal. Pertama, peningkatan akses pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan. Kedua, peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).
Upaya ketiga, yakni penguatan link and match dengan pasar kerja. Keempat, pemerataan kualitas pendidikan, dan kelima adalah penguatan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Secara keseluruhan, Jokowi menjelaskan belanja negara dalam RAPBN 2023 direncanakan sebesar Rp3.041,7 triliun. Belanja negara ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.230,0 triliun serta transfer ke daerah senilai Rp811,7 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI-Bisnis.com
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Lebih dari 45.000 siswa Jerman berunjuk rasa di 100 kota memprotes pemeriksaan kesehatan dan kebijakan wajib militer baru.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Wamen Ekraf Irene Umar mendorong penguatan QRIS untuk mempermudah pembayaran lintas negara bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.