Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin\r\n\r\n
Harianjogja.com, SEMARANG – Aksi Kekerasan di jalanan tanpa motif jelas alias klithih, selama ini kerap terjadi di Jogja. Ternyata, aksi serupa juga terjadi di Semarang dan viral di media sosial.
Jagat media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan aksi sekelompok remaja yang mengejar pengendara motor sambil menyabetkan senjata tajam. Kejadian yang viral di medsos ini diduga terjadi di kawasan Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (3/4/2022) dini hari.
Video aksi remaja tersebut juga viral di medsos setelah dibagikan sejumlah akun, salah satunya akun @kejadiansmg. Dalam video tersebut, tampak dua orang tengah berboncengan dengan sepeda motor di jalan.
Namun, tiba-tiba datang seorang remaja yang diikuti temannya mengejar pengguna sepeda motor itu. Remaja itu juga melayangkan senjata tajam yang dipegangnya. Meski demikian, pengendara motor tak menghentikan laju kendaraannya untuk menghindari serangan sekelompok remaja tersebut.
“Kejadian dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 menjelang sahur. Lokasi di Karang Kimpul Kaligawe. Tanggapanmu lur, opo njaluk tanggapane @lestykejora ? Hati hati, tetep fokus lan waspada, tag koncomu gen luwih ati2. 03.04.2022,” tulis akun @kejadiansmg.
Video aksi brutal para remaja ini pun menuai berbagai tanggapan dari warganet, khususnya yang berasal dari Kota Semarang. Mayoritas dari mereka menyayangkan aksi para remaja itu dan menilai aksi itu dilakukan hanya saat sedang berkelompok.
Sementara itu, video aksi remaja yang diduga terjadi di Kaligawe itu juga menarik perhatian Tim Elang Hebat Semarang (Tebas) Polrestabes Semarang. Melalui akun Instagram @timelang_hebatsemarang, Tim Elang Polrestabes Semarang bersama jajaran Polsek Gayamsari mengaku langsung melakukan tindaklanjut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mereka juga langsung melakukan penyelidikan melalui bukti video yang viral di medsos tersebut.
“Ijiin sekiranya…Ada orangtua yg tahu salahsatu putranya ada di vidio ini mohon memberitahukan ke Kami…ijin karena Kami akan mencari dan menemukannya…Salam LIBAS???,” tulis akun @teamelang_hebatsemarang.
BACA JUGA: Sultan HB X Geram Klithih Kembali Renggut Nyawa
Unggahan @teamelang_hebatsemarang ini pun langsung mendapat reaksi dari warganet. Mayoritas warganet mendukung upaya Tim Elang Polrestabes Semarang meringkus para remaja yang terekam video tengah melakukan aksi brutal di jalanan itu.
“@teamelang_hebatsemarang Jangan lupa kasih salam olahraga di dalam penjara ndan ? kasih effect jera biar kapok ! ?,” tulis @melawan_sistem_dajjal.
“@teamelang_hebatsemarang Pokoke di gawe kapokk pakk, mboh pie carane,” sambung akun @fariz__ridwan.
“@teamelang_hebatsemarang nyuwun tulong jgn dilepas klo ketangkep ya ndan..kasih mereka tidur di sel dulu,biar ada efek jera ?,” tulis akun @ryanti.d.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.